Hanya dengan Kearifan, Agama Bisa Membawa Kedamaian

- Editorial Team

Senin, 28 Oktober 2024 - 12:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGMU.COM, Bandung – Wakil Rektor I Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung Dr Hendar Riyadi MAg menyampaikan pandangannya mengenai pentingnya kearifan dalam menjalankan agama—seraya mengutip pemikiran Syekh Nuruddin Muhammad Hasan Itr.

Menurutnya, agama ibarat sebuah kendaraan yang hanya dapat dijalankan dengan baik oleh orang-orang yang ahli dan memiliki kebijaksanaan. Tanpa adanya kearifan, kata Hendar, perjalanan agama bisa terganggu dan bahkan membahayakan, baik bagi diri sendiri maupun orang lain di sekitarnya.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Saat ini banyak orang yang menjalankan agama tanpa pemahaman yang mendalam, sehingga tindakan mereka terkadang “senggol sana-senggol sini,” tidak terkendali, bahkan sering kali terkesan arogan,” ujar Hendar saat membuka seminar ”Living Al-Quran: Kajian Tafsir Al-Quran dan Problematika Dakwah Islamiyah di Barat” yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan, lantai tiga kampus UM Bandung, Jalan Soekarno-Hatta Nomor 752, pada Jumat (25/10/2024).

Baca Juga :  SMP Muhammadiyah 9 Sidayu (SPEMSI9) Gresik Kembali Menunjukkan Komitmen dalam Pembentukan Karakter Siswa

Sebagai perbandingan, Hendar menyebutkan contoh dari pendiri Muhammadiyah, Ahmad Dahlan, yang mengajarkan agama dengan cara memainkan biola—merujuk kepada film ”Sang Pencerah”. Dalam film tersebut, biola yang dimainkan oleh orang yang ahli menghasilkan suara merdu dan menenangkan, sedangkan ketika dimainkan oleh orang yang tidak terampil, suaranya justru mengganggu.

”Demikian juga dengan agama. Hanya mereka yang memiliki pemahaman dan kebijaksanaan yang akan membawa agama menjadi sesuatu yang indah dan menenangkan,” kata Hendar yang juga penulis buku ”Tafsir Emansipatoris: Arah Baru Studi Tafsir Al-Quran” ini.

Di samping itu, Hendar juga menyoroti pentingnya kajian agama di kalangan akademisi dan mahasiswa. Ia menegaskan bahwa di lingkungan perguruan tinggi, khususnya UM Bandung, kajian keagamaan dan riset ilmiah menjadi keharusan. Hal ini bukan hanya untuk mempelajari pengetahuan yang ada, melainkan demi menciptakan pengetahuan baru yang bermanfaat bagi masyarakat. ”Universitas berperan penting dalam mendorong mahasiswa untuk terus mengembangkan pemahaman baru yang diperoleh melalui riset terbaru dan kajian mendalam,” tegas Hendar.

Baca Juga :  Baitul Arqam Muhammadiyah Gresik Perkuat Dakwah

Lebih lanjut, Hendar menjelaskan bahwa kajian tafsir Al-Quran kini semakin berkembang. Ia menyebutkan beberapa ulama kontemporer seperti Quraish Shihab, Buya Hamka, dan Abdullah Saeed yang sering kali menjadi rujukan kajian tafsir di Indonesia. Perkembangan bidang ilmu tafsir ini memungkinkan umat Islam untuk memahami Al-Quran dengan cara yang lebih relevan sesuai dengan perkembangan zaman.

Pada kesempatan itu, Hendar juga mengapresiasi forum kajian yang dihadiri oleh para akademisi dan mahasiswa karena menghadirkan berbagai narasumber yang kredibel dalam ilmu keislaman. ”Kegiatan semacam ini adalah bentuk nyata dari pengembangan ilmu pengetahuan, yang sangat penting untuk terus dikembangkan dalam dunia pendidikan tinggi, khususnya di lingkungan universitas,” pungkas Hendar.***(FA)



sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PR ‘Aisyiyah Banyutengah Buka Milad ke-109 dengan Pawai Ta’aruf, Ribuan Warga Ikuti Semarak Dakwah
Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi
Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin
Spirit Hijaukan Bumi, Kader Lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Gresik Rapatkan Saf di Lembah Giri
Penuh Keceriaan, Siswa Baru SD Al Islam Cerme Jelajahi Lingkungan Sekolah di Hari Kedua Fortasi
Kurikulum SMAMIO Integrasikan Al-Islam, Prestasi Akademik, dan Kompetensi Global
Mutu Gressi Guncang Pembukaan Fortasi Spemutu
Evan Dimas dan Ayunda Motivasi Siswa Spemdalas Gresik
Berita ini 36 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 16 Juli 2026 - 14:43 WIB

PR ‘Aisyiyah Banyutengah Buka Milad ke-109 dengan Pawai Ta’aruf, Ribuan Warga Ikuti Semarak Dakwah

Kamis, 16 Juli 2026 - 05:42 WIB

Di Spemupat, Temu Kader Lingkungan Muhammadiyah Batch 1 Padukan Edukasi Lingkungan dan Digitalisasi

Rabu, 15 Juli 2026 - 20:40 WIB

Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin

Rabu, 15 Juli 2026 - 11:38 WIB

Spirit Hijaukan Bumi, Kader Lingkungan Sekolah/Madrasah Muhammadiyah Gresik Rapatkan Saf di Lembah Giri

Rabu, 15 Juli 2026 - 02:37 WIB

Penuh Keceriaan, Siswa Baru SD Al Islam Cerme Jelajahi Lingkungan Sekolah di Hari Kedua Fortasi

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Melalui Baris-berbaris, Siswa SD Almadany Dilatih Disiplin

Rabu, 15 Jul 2026 - 20:40 WIB