Ini Alasan Pasang Cover U-ditch Lebih Tinggi Dari Jalan Pangkah Kulon

- Editorial Team

Senin, 10 Juli 2017 - 15:00 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – Proyek pelebaran jalan yang berada di Desa Pangkahkulon Ujungpangkah menuai protes warga. Betapa tidak, proyek pelebaran jalan dengan pemasangan Cover U-ditch yang dijadikan saluran air itu tidak ditanam sehingga melebihi permukaan jalan. 

“Lho itu proyek saluran airnya kok lebih tinggi dari jalan raya. Katanya sih jalannya akan ditinggikan” kata seorang warga sekitar proyek yang tidak mau namanya di beritakan. Senin (10/07) 

Tak hanya itu, pihak proyek juga tidak memberikan kompensasi kepada warga sekitar yang terkena imbas proyek tersebut. Padhal, tanah pekarangan warga terkena imbas proyek pelebaran jalan tersebut.  

Menurut Farid (37), warga sekitar proyek yang terkena imbas pelebaran jalan tersebut mengaku kaget jika terdapat proyek pelebaran jalan. Selain itu, ia juga tidak mendapatkan kompensasi atas pelebaran jalan tersebut.  

“Tau tanah pekarangan saya akan dibongkar dari mulut-kemulut, tidak ada pemberitahuan tertulis jika akan dibongkar. Kami juga tidak mendapatkan kompensasi soalnya katanya proyek negara” ungkapnya.  

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP) pemasangan saluran air dengan Cover U-ditch itu harus rata dengan tanah sekitar atau dengan jalan sekitar yang dipasangi Cover U-ditch.  

Sementara itu, Pihak Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Gresik mengaku sengaja jika pemasangan proyek tersebut tidak diratakan dengan jalan sekitar. Sebab, menurut rencana proyek, pelebaran jalan di desa Pangkahkulon Ujungpangkah itu akan dipasang beton di jalan tersebut.  

Baca Juga :  Gus Ipul : Jalan Berdebu Sesakkan Pernafasan

“Memang desainnya U-ditch muncul dari jalan eksisting yang ada. disitu ada space untuk beton rabat & struktur rigidnya” kilah Nanang, Kepala Seksi Bina Marga Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang.  

Nanang menambahkan, dalam proyek pelebaran jalan tersebut pihak pemerintah daerah Gresik melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang memberikan waktu 120 hari kepada pemegang proyek untuk pengerjaan proyek tersebut. “seingat saya akhir Mei, Masa pelaksanaan 120 hari” jelasnya. (Akmal/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Berita ini 55 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Senin, 27 April 2026 - 16:38 WIB

Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Jun 2026 - 21:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:38 WIB

Muhammadiyah Gresik

Di Antara Detik yang Tak Pernah Berhenti

Kamis, 4 Jun 2026 - 03:37 WIB

Muhammadiyah Gresik

32 Siswa MIISMO Raih Medali IKMC 2026

Rabu, 3 Jun 2026 - 18:35 WIB