Jalan Sehat May Day, Buruhnya mana?

- Editorial Team

Senin, 1 Mei 2017 - 15:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Peringatan Hari Buruh Internasional atau yang biasa disebut May Day di Kabupaten Gresik berlangsung sederhana. Acara yang berlangsung di Gelora Joko Samudro (Gejos) itu hanya berlangsung beberapa jam dengan rangkaian kegiatan istighosah serta jalan sehat yang diikuti sebagian elemen buruh dan masyarakat sekitar.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dari pantauan kabargresik.com acara yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Gresik dalam rangka hari buruh internasional itu banyak dipenuhi masyarakat luar dan pelajar daripada elemen buruh.

 

Turut hadir dalam acara tersebut, Bupati Gresik Sambari Halim Radianto, Wakil Bupati Gresik Moh. Qosim, perwakilan Forkopimda, beberapa elemen buruh Kabupaten Gresik serta masyarakat sekitar yang mendominasi acara jalan sehat tersebut.

Baca Juga :  Penjual Bendera di Gresik Sepi, Online Jadi Saingan

 

Menurut Kepala Dinas Ketenagakerjaan (Disnaker) Gresik, Mulyanto mengatakan kegiatan positif yang diinisiasi pemerintah kabupaten Gresik itu untuk menjaga hubungan industrial yang harmonis antara serikat pekerja dengan pengusaha.

 

“Kami berharap dengan digelarnya jalan sehat ini,  hubungan industrial antara serikat pekerja dan pengusaha tetap terjalim harmonis dengan mengedepankan dialog” kata Moelyanto ketika dihubungi. (01/05/2017)

 

Sementara itu, Ketua Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (SPSI) Gresik Ali Muchsin menyambut baik atas kegiatan May Day yang diinisiasi Pemerintah Kabupaten Gresik dengan jalan sehat dan istighosah tersebut. “Selama kegiatan positif dan membangun hubungan industrial yang harmonis, saya setuju.” ujar Ali

Baca Juga :  May Day Gresik Sepi Aksi

 

Namun dalam rangka Hari Buruh Internasional, Ali menambahkan tetap akan menuntut untuk mencabut PP 78 tentang sistem pengupahan. “Cabut PP 78 tentang pengupahan, penegakan hukum ketangakerjaan dan mengembalikan pegawai pengawas ketenagakerjaan ke Kabupaten Gresik” tegas pria yang juga berprofesi Advokad itu. (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Berita ini 34 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Rabu, 30 September 2026 - 00:58 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Selasa, 29 September 2026 - 22:37 WIB

Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Berita Terbaru

Muhsin Budiono - Pengamat Energi. 
Kepala Bidang Media & Komunikasi FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu)

BISNIS

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Okt 2026 - 16:57 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:00 WIB

sekolah

Purnabakti ASN SD Benjeng Dilepas Budaya Gatotkaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 14:42 WIB

BISNIS

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 11:48 WIB