Pakai Sistem Android Minimalisir Kecurangan Catat Meter

- Editorial Team

Sabtu, 8 Oktober 2016 - 11:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

pdammmKabargresik.com- Gelombang keluhan pelanggan PDAM  akan layanan catat meter oleh petugas catat meter PDAM Gresik akhir-akhir ini membuat pihak perusahaan air bersih tersebut bergegas melakukan perbaikan.

Seperti pantauan kabargresik.com di kantor pusat PDAM tersebut  dimana ada salah satu pelanggan  warga Tanjung Harapan GKB, yang namanya tidak mau dimuat menerangkan selama 8 bulan ini petugas pencatat meter tidak pernah nongol mencatat meter airnya. ” Saya hanya bayar Rp 18 ribu tiap bulan selama ini. Tiba -tiba ada tagihan PDAM turun sebesar Rp. 2,3 juta, saya jadi shock dibuatnya. Karena ini bukan kesalahan saya maka saya meminta keringanan pembayaran ini,” sebutnya.
Dirinya,  merasa dirugikan secara finansial karena harus ijin cuti kerja di pabrikn,imbuh dia.
Ada juga pelanggan yang dirugikan  karena besar tagihan tidak sesuai dengan jumlah pemakaian air di meterannya sambil menunjukkan catatan meteran dan sampai difoto segala meterannya  sambil menunggu giliran antrian di meja pelayanan.
Menanggapi atas banyaknya keluhan para pelanggan tersebut,  pihak PDAM Giri Tirta Gresik lakukan upaya perbaikan dan terapkan aplikasi android mengunakan gps serta google map,” terang Direktur Teknik PDAM Gresik Harisun Awali mewakili Dirut PDAM Muhammad di ruang kerjanya pada Jumat (7/10/2016).
Pihaknya juga mengakui adanya wan prestasi dari beberapa oknum petugas pencatat meter. ” Terkait petugas pencatat meter yang tidak disiplin dan nakal tidak turun di rumah-rumah pelanggan, kami segera lakukan evaluasi menyeluruh.  Kami beri pembinaan lebih lanjut dan peringatan bahkan karena kesalahannya parah bisa dipindah atau dipecat,” tegas Harisun.

Baca Juga :  SIG Ajak Warga Gresik Hidup Sehat

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Baca Juga: 3 Bulan PDAM Mampet Warga Beli Air Jerigen | kabargresik.com

Sebanyak 46 petugas catat meter PDAM harus melayani 85 ribu pelanggan sekabupaten Gresik, lanjutnya, jadi 1 orang petugas melayani lebih kurang 2000 pelanggan.
Menegaskan keterangan Dirtek, Kabag pelayanan PDAM Gresik, Risa mengatakan pihak PDAM melakukan pembenahan segi pelayanan terutama pencatat meter.
Dari sebelumnya memakai manual sekarang menggunakan operasi android.” Pemakaian sistem android di mulai bulan Agustus 2016 untuk wilayah Gresik kota lalu Wilayah Suci bulan September selanjutnya Oktober wilayah Kantor Cabang Driyorejo dan  kantor cabang Cerme,” jelasnya.
Yang sekarang menjadi polemik sebenarnya ialah akumulasi jumlah pemakaian air yang bertambah banyak  setelah mengunakan sistem android ini. Jadi hasilnya valid dimana petugas bisa memotret persil sekaligus meterannya, data langsung terrecord di kantor cabang maupun kantor pusat. Bahkan posisi petugas pencatat meter terdeteksi melalui aplikasi google map dan GPS,” jelas Rina.
Pihaknya,  melakukan kemudahan pembayaran tagihan kepada para pelanggan tersebut, sehingga tidak memberatkan pelanggan.
Besarnya tagihan dihitung berdasarkan konsumsi progresif yakni, golongan I sebesar Rp. 1225 per kubik, golongan 2 Rp. 3000/kubik, gol.3 Rp. 3500/kubik dan gol. 4 Rp. 3750/kubik di kali dengan banyaknya pemakaian pelanggan, tambah Kabag Pelayanan PDAM.
Pelanggan diberi keleluasaan dengan angsuran selama 10 bulan, selain itu juga Dirut telah memberikan kebijakan lain dimana pembayaran dispensasi dikenakan berdasar konsumsi progresik golongan 1 dan 2 sehingga lebih ringan,”paparnya.(rud/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 56 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB