Penghapusan Outsourching Tidak Dikabulkan, Ratusan Buruh Demo

- Editorial Team

Senin, 21 Oktober 2013 - 17:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Ratusan Pekerja yang tergabung dalam Kongres Aliansi Serikat Pekerja (KASBI), melakukan aksi demonstrasi, siang tadi di Kantor Dinas Tenaga Kerja Gresik (21/1012013).

Aksi demontrasi KASBI ini sempat menimbulkan kemacetan panjang sekitar Pintu masuk-keluar Tol Bunder Gresik. Para buruh merambat menuntun sepeda mereka menuju Disnaker Gresik.

Dari keterangan yang dihimpun, aksi demonstrasi ini ditengarai karena PT. Hanampi Sejahtera Kahuripan (HSK) yang berada di Kawasan Maspion Gresik, melakukan sejumlah pelanggaran. Salah satunya kesepakatan penghapusan sistem outsourching (sistem kerja kontrak).

Menurut salah satu orator, Erna (34) terjadi banyak pelanggaran “Dia (PT Hanampi), telah melanggar kesepakatannya untuk penghapusan pekerja kontrak pada tanggal 28 Februari lalu” terang Erna.

Ia menambahkan, bahwa sebelumnya sejumlah pekerja PT Hanampi melakukan mogok kerja selama satu bulan setengah untuk memperjuangkan status hubungan kerjanya.

“Kami meminta agar Pengawas Disnaker bertindak cepat mengatasi persoalan kami” tutur aktivis buruh perempuan ini.

Dari poster yang dibentangkan para demonstran bertuliskan diantaranya,  Hapus Sistem Kerja Kontrak, Tolak PHK, dan Tindak Tegas Pengusaha Pelanggaran Aturan.

Baca Juga :  Lama Jadi Buruh Kontrak, Karyawan Wim Cycle Demo

Aksi sempat tegang lantaran kubu kontra KASBI yaitu Serikat Pekerja Independen (SPI) juga berada di areal Disanaker Gresik untuk membuntuti aktivitas KASBI.

Bogang (30), aktivis SPI menyatakan bahwa ia hanya mengawal “Dari SPI cuma memback up, sama-sama punya sikap tapi beda pandangan. Kami tidak mau ada PHK karena ada jalur penempuhan solusi yang salah seperti anarkisme.” Tegasnya. (Chidir)

Editor: heri s

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Petrokimia Gresik Gaet Gen Z Lewat Program School Lab Farming
Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Berita ini 29 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Rabu, 30 September 2026 - 00:58 WIB

RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?

Selasa, 29 September 2026 - 22:37 WIB

Petrokimia Gresik Kembangkan GEMBALA di Delapan Kelurahan

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Berita Terbaru

Muhsin Budiono - Pengamat Energi. 
Kepala Bidang Media & Komunikasi FSPPB (Federasi Serikat Pekerja Pertamina Bersatu)

BISNIS

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Okt 2026 - 16:57 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Perkuat Pendampingan Siswa Lewat Konferensi

Minggu, 4 Okt 2026 - 15:00 WIB

sekolah

Purnabakti ASN SD Benjeng Dilepas Budaya Gatotkaca

Minggu, 4 Okt 2026 - 14:42 WIB

BISNIS

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Minggu, 4 Okt 2026 - 11:48 WIB