Petani Berprestasi Di Apresiasi Petro

- Editorial Team

Jumat, 15 Juli 2016 - 20:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

petani.jpgkabargresik.com PT Petrokimia Gresik (PG) kembali memberikan penghargaan kepada kelompok tani berprestasi yang menjadi peserta program Gerakan Peningkatan Produksi Pangan berbasis Korporasi (GP3K).

Direktur Utama PG Nugroho Christijanto menyatakan bahwa pada tahun kedua ini ada tujuh kelompok tani peserta GP3K yang berhasil mendapat penghargaan dari PG. Mereka merupakan kelompok tani yang berasal dari Provinsi Jawa Timur, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta.

“Hadiahnya dalam bentuk sarana produksi pertanian, seperti mesin perontok multi fungsi, hand sprayer, serta paket pestisida,” ujar Dirut PG usai menyerahkan hadiah secara simbolis pada saat upacara HUT PG ke-44 di Gresik, Kamis (14/7).

Ketujuh kelompok tani tersebut adalah Tani Makmur (Lamongan), Grobogan (Jombang), Karya Makmur (Tulungagung), Sri Rejeki (Sragen), Pari Kesit (Karanganyar), Tani Makmur I (Boyolali), dan Grengseng (Kulonprogo).

Lebih lanjut Dirut PG Nugroho Christijanto mengungkapkan bahwa tujuan pemberian penghargaan ini merupakan salah satu bentuk upaya PG untuk mendorong kelompok tani lainnya agar mau mengikuti program GP3K.Program ini utamanya mendorong petani untuk menggunakan formula pemupukan berimbang 5:3:2, yaitu 500 kg pupuk organik Petroganik, 300 kg pupuk NPK Phonska, dan 200 kg pupuk Urea per hektar sawah.

“Dari berbagai demplot sawah, formula 5:3:2 terbukti berhasil meningkatkan hasil panen rata-rata 1-2 ton gabah kering panen (GKP) per hektarnya,” ungkap Dirut PG Nugroho Christijanto.

Dengan demikian, lanjut Dirut PG Nugroho Christijanto, program GP3K merupakan salah satu solusi untuk meningkatkan produksi beras dalam rangka mewujudkan ketahanan pangan nasional yang menjadi target pemerintah setiap tahunnya.

Adapun kreteria penilaian kelompok tani berprestasi adalah kelompok tani dengan lahan minimal 50 hektar, aktif dan patuh mengikuti anjuran petugas teknis dalam aplikasi formula 5:3:2, kabupaten dengan areal GP3K terluas, serta memiliki produktivitas sawah minimal 2 ton per hektar.
Merupakan program Kementerian BUMN sejak tahun 2011 untuk membantu Kementerian Pertanian mendorong produktivitas pangan melalui peran perusahaan BUMN, salah satunya PT Pupuk Indonesia (Persero).

Baca Juga :  Ada Ledakan Di Petro 1

Sebagai anak usaha PT Pupuk Indonesia (Persero), PG setiap tahunnya dipercaya untuk mengawal program ini dengan areal penugasan yang terus meningkat setiap tahunnya.Pada tahun 2016,PG mendapat penugasan 400.000 hektar dan sampai dengan 30 Juni 2016 sudah terealisasi 361.838 hektar atau90% dari penugasan.

“Kami optimis pada bulan september 2016 nanti penugasan kami akan terealisasi 100%,” ujar Dirut PG Nugroho Chrisitjanto. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar
SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026
Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging
Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Investasi KEK Gresik Tembus Rp113,4 Triliun, Pemerintah Dukung Perluasan Kawasan
Program Lontar Petrokimia Gresik Dongkrak UMKM Afidah
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 13 Juli 2026 - 21:42 WIB

PetroNite Fest 2026 Putar Uang Rp14,4 Miliar

Kamis, 2 Juli 2026 - 19:02 WIB

SIG Pasok Beton Ramah Lingkungan untuk Sekolah Rakyat

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Minggu, 28 Juni 2026 - 00:09 WIB

Foto kepala Gajah Melayang Curi Perhatian di Petronite Fest 2026

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:45 WIB

Tumpeng Nasi Krawu Gresik Habiskan 210 Kg Daging

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

MI Mulia Gembleng Murid Baru: Lima Hari Membentuk Karakter Dan Menjelajah Asa

Minggu, 19 Jul 2026 - 23:53 WIB