Teror Tak kenal Wilayah Semua Tetap Waspada

- Editorial Team

Senin, 14 Mei 2018 - 20:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com – Untuk mengantisipasi terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan terkait terjadinya peristiwa teror pemboman pada beberapa tempat di Kota Surabaya. Pemerintah Kabupaten Gresik Selasa pagi besok (15/5) mengumpulkan seluruh anggota Forkopimda, Muspika, Lurah dan Kepala Desa, Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Anggota Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) serta beberapa pihak terkait se Kabupaten Gresik.

Hal ini disampaikan oleh Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto saat memimpin rapat Pleno yang diikuti oleh seluruh Kepala OPD se Kabupaten Gresik yang berlangsung di Ruang Graita Eka Praja, Senin (14/5/2018).

Dalam keterangannya saat memimpin rapat, Bupati Sambari yang didampingi oleh Ketua DPRD Kabupaten Gresik Abdul Hamid dan Sekda Gresik Djoko Sulistio Hadi menyatakan rasa keprihatinannya atas terjadinya beberapa pengeboman yang terjadi pada Minggu dan Senin hari ini. Bupati melalui seluruh camat yang hadir agar mengaktifkan sistim Kemanan lingkungan.

“Tetap berlakukan wajib lapor satu kali dua puluh empat jam. Serta mendata kembali warganya sesuai kartu tanda penduduk. Serta melaporkan setiap ada hal yang mencurigakan” tegas Sambari.

Menurut Sambari, upaya ini untuk mengantisipasi agar pengeboman dan terosisme itu tidak terjadi di wilayah Kabupaten Gresik.

“Saya mohon kepada seluruh Kepala OPD terkait untuk melaksanakan pengamanan sesuai tugas dan kewenangannya masing-masing. Satpol PP harus menambah pengamanan di beberapa tempat vital utamanya di Kantor Bupati Gresik, Kantor DPRD Gresik, Pendopo dan Rumah dinas serta beberapa tempat lain yang perlu” tegas Sambari

Baca Juga :  Pembongkaran Lapak Jalan Raya Manyar Tampa Perlawanan

Untuk Kepala Kantor Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Gresik, Bupati meminta agar meningkatkan koordinasi intelejen daerah.

Bupati juga memerintahkan agar Kepala Bagian Umum untuk menambah CCTV. Tak hanya di pintu masuk dan keluar, tapi di sudut-sudut yang selama ini kurang terpantau serta bagian belakang harus di beri cctv.

Tertibkan tamu dengan melibatkan beberapa OPD yaitu memeriksa tamu baik melalui pemeriksaan lie detector maupun pemeriksaan dengan menanyakan keperluannya serta meminta kartu identitas tamu tersebut.

“Hal demikian juga berlaku untuk anggota ASN Pemkab Gresik, yang harus melalui pemeriksaan terhadap barang bawaannya. Saya sangat berharap, anggota pengamanan dari Satpol PP harus ditambah” tegasnya. (tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
160 ODGJ di Gresik Dapat Penanganan Terpadu Sepanjang 2025
APBD 2026 Gresik Fokus Layanan Dasar Warga
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Berita ini 10 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 14 April 2026 - 19:43 WIB

Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS

Senin, 16 Maret 2026 - 20:22 WIB

Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik

Jumat, 13 Maret 2026 - 19:29 WIB

Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan

Rabu, 25 Februari 2026 - 21:22 WIB

Kado Hari Jadi, Gresik Raih Penghargaan Kabupaten Bersih

Selasa, 24 Februari 2026 - 21:52 WIB

Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Perkuat Konten Kelas DTCP, Spemdalas Jalin Komunikasi dengan ITS

Sabtu, 25 Apr 2026 - 16:46 WIB