Tingkatkan Cakupan Imunisasi, Tenaga Kesehatan Aceh Dibekali Pelatihan KAP

- Editorial Team

Jumat, 15 November 2024 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANDUNGMU.COM, Aceh — Dinas Kesehatan Aceh Besar bekerja sama dengan UNICEF Aceh menyelenggarakan pelatihan peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan kader dengan pendekatan Komunikasi Antar Pribadi (KAP).

Pelatihan yang berlangsung di Aula Dinas Pendidikan Cabang Banda Aceh dan Aceh Besar pada Rabu, 13 November 2024, ini bertujuan memperkuat kemampuan komunikasi tenaga kesehatan dan kader puskesmas dalam meningkatkan cakupan imunisasi di masyarakat.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Acara ini dihadiri oleh sejumlah pejabat dan perwakilan instansi terkait, di antaranya Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Aceh Besar, perwakilan UNICEF Aceh, Ketua LP4M Universitas Muhammadiyah Aceh, Direktur SEHAI, Penanggung Jawab Imunisasi Kabupaten Aceh Besar, serta perwakilan dari 12 Puskesmas di Kabupaten Aceh Besar.

Baca Juga :  Safari Ramadhan Forkopimda Kabupaten Gresik di Masjid Nurul Huda

Dalam sambutannya, Kepala Kantor Perwakilan UNICEF Aceh Andi Yoga Tama yang diwakili oleh staf perubahan perilaku sosial, menegaskan pentingnya imunisasi sebagai salah satu intervensi kesehatan paling efektif untuk melindungi anak-anak dari penyakit menular.

“Di Aceh, tantangan untuk meningkatkan cakupan imunisasi masih sangat kompleks,” ujarnya. Ia menyebutkan, kendala seperti kekhawatiran masyarakat terkait bahan vaksin, isu halal-haram, serta penyebaran informasi yang tidak akurat menjadi penghambat utama dalam peningkatan cakupan imunisasi.

Andi berharap pelatihan ini dapat memperkuat tenaga kesehatan dan kader dalam berkomunikasi dengan masyarakat, khususnya dalam menyampaikan empat pesan kunci utama tentang imunisasi: manfaat, jadwal, jenis vaksin, dan Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI). “Kami ingin mereka mampu memberikan informasi yang benar kepada orang tua maupun wali anak-anak,” tambahnya.

Baca Juga :  Haedar Nashir Raih Hadiah Buku "Jalan Baru Moderasi Beragama" di Milad ke-66

Sekretaris Dinas Kesehatan Aceh Besar, Neli Ulfiati, menyampaikan dukungan atas pelatihan ini. “Ini adalah momen penting sebagai bagian dari ikhtiar bersama melindungi kesehatan anak-anak di Aceh,” katanya. Neli juga menekankan bahwa komunikasi yang efektif dan menarik akan membantu masyarakat lebih mudah menerima informasi yang diberikan.

Pelatihan ini diharapkan tidak hanya mengasah keterampilan komunikasi tenaga kesehatan dan kader, tetapi juga menjadi langkah signifikan dalam menjawab tantangan rendahnya cakupan imunisasi di Aceh.***



sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an
Buku ‘Ekonomi Islam’ Karya Wasti Reviandani Dibedah di Prodi Manajemen UMG
Kajian Spesial Milad ke-25 Spemdalas Hadirkan Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya
Koruptor Buta Terong – Girimu
Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom
Di Antara Detik yang Tak Pernah Berhenti
32 Siswa MIISMO Raih Medali IKMC 2026
Idul Adha di Kramat, Alumni MIALIS Kelola Kurban 3 Sapi
Berita ini 48 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 6 Juni 2026 - 00:42 WIB

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an

Jumat, 5 Juni 2026 - 15:41 WIB

Buku ‘Ekonomi Islam’ Karya Wasti Reviandani Dibedah di Prodi Manajemen UMG

Jumat, 5 Juni 2026 - 06:41 WIB

Kajian Spesial Milad ke-25 Spemdalas Hadirkan Imam Besar Masjid Nasional Al Akbar Surabaya

Kamis, 4 Juni 2026 - 21:39 WIB

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Juni 2026 - 12:38 WIB

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

25 Siswa SD Al Islam Cerme Lulus Tasmik Al-Qur’an

Sabtu, 6 Jun 2026 - 00:42 WIB

Muhammadiyah Gresik

Koruptor Buta Terong – Girimu

Kamis, 4 Jun 2026 - 21:39 WIB

Muhammadiyah Gresik

Neisya Yumna Juara 2 Lomba Bercerita HAN Wringinanom

Kamis, 4 Jun 2026 - 12:38 WIB