Tunggu Hasil Banding, BPJS Naker Akan Bayar Jaminan Laka Kerja Sugeng

- Editorial Team

Selasa, 31 Oktober 2017 - 08:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

kabargresik.com Kematian Sugeng Wisono, Satpam di Kawasan Maspion Gresik beberapa bulan lalu akibat terjatuh dari sepeda motor ternyata masih menyisahkan masalah.

Perusahaan jasa tenaga kerja PT Trimurti tempat Sugeng Wisono bernaung, mengadukan kasusnya ke Kementrian Tenaga Kerja RI, walaupun pihak keluarga korban sudah mendapatkan uang kematian dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenaga kerjaan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hal ini berdasarkan pada resume Medis dari Rumah Sakit Ibnu Sina Gresik dan memperoleh Informasi Diagnosa akhir dari tenaga kerja adalah Stroke CVA, ICH dengan Hemiparase,  bukan karena kecelakaan tapi karena penyakit yang diderita.

Berdasar dari hasil rekam medis tersebut akhirnya BPJS Ketenagakerjaan Gresik tidak bisa memberikan santunan kecelakaan kerja.

“Dari hasil rekam medis yang kami terima, dengan berat hati kami hanya bisa memberi santunan kematian,” ujar kepala BPJS Ketenagakerjaan Gresik Bhakti Mahendra Putra saat dikonfirmasi, Jumat (27/10).

Baca Juga :  97 Persen Karyawan Petrokimia Gresik Terlibat Inovasi, Hasilkan Nilai Tambah Rp357 Miliar

Uang jaminan kematian BPJS Ketenagakerjaan Gresik sudah diberikan ke keluarga korban pada 3 Juli 2017 sebesar 24 juta rupiah.

Menurut Bhakti, pihaknya tidak hanya memutuskan jenis jaminan tersebut berdasarkan rekam medis dari RSUD Ibnu Sina saja, namun juga hasil konsultasi dari dokter penasehat BPJS Propinsi Jawa timur.

“Kami tidak gegabah menentukan nasip keluarga korban, penentuan ini bisa dipertanggungjawabkan secara medis,” terang Bahkti yang sebelumnya juga pernah menjabat kepala BPJS Ketenagakerjaan Purwokerto.

Sementara itu untuk keluarga korban apabila tidak puas dengan hasil yang ada bisa melakukan upaya banding.

“Keluarga korban bisa kok banding apabila dirasa tidak puas, pihak keluarga bisa banding ke Pengawas Ketenagakerjaan Propinsi hingga Kementrian Ketenegakerjaan,” jelas Bhakti.

Pemberian uang jaminan kematian kepada keluarga korban, menurut Bhakti merupakan upaya BPJS ketenagakerjaan agar keluarga merasa aman. “Karena hasil sementara adalah bukan karena kerja, maka kami berikan dulu jaminan kematian, biar keluarga bisa merasa aman, sekali lagi bukannya kami gegabah untuk menentukan nasip keluarga pekerja,” kata Bhakti.

Baca Juga :  Kampung Bandeng Gresik Jadi Rujukan Studi Tiru Oleh SNNU Pamekasan

Sementara itu pihak Sugeng Wisono melalui PT Trimurti tempat almarhum dulu bekerja telah melakukan banding ke Kementerian Ketenagakerjaan terkait keputusan jaminan yang diberikan pihak BPJS Ketenagakerjaan.

Saat dikonfirmasi melalui seluler, Didin staf PT Trimurti membenarkan adanya upaya banding yang dilakukan pihak perusahaan.

“Benar kita melakukan upaya banding atas nama Sugeng wisono ke Kementerian Ketenagakerjaan namun hasilnya belum tahu, dan terkait masalah itu bukan saya yang mengurus,” terang Didin singkat, Minggu (29/10).

Apabila hasil banding dimenangkan pihak korban maka BPJS ketenagakerjaan akan membayar uang jaminan kecelakaan kerja sebanyak 48 kali gajih korban.

BPJS Ketenagakerjaan saat ini sudah menjalin kerjasama dengan 1800 perusahaan dari 138000 perusahaan yang ada di Kab Gresik. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi
Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal
Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?
Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah
InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik
Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran
Berita ini 23 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 29 Mei 2026 - 00:21 WIB

Gressmall dan Aston Gresik Gelar Kurban Akbar, Enam Hewan untuk Warga Sekitar

Rabu, 27 Mei 2026 - 01:33 WIB

Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse

Selasa, 26 Mei 2026 - 20:31 WIB

Kerja Sama Indonesia-Azerbaijan 2026 Fokus Vokasi

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:23 WIB

Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:04 WIB

Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Spemdalas Peduli, Salurkan 2 Sapi Kurban kei Mengare

Jumat, 29 Mei 2026 - 03:19 WIB

Muhammadiyah Gresik

Luar Biasa, Siswa SDMM Muhammad Rafa Raih Nilai 100 TKA 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:18 WIB