Demi Menjaga Ekosistem, DPRD Gresik Butuh Penambahan Waktu Pembahasan Raperda RTRW

- Editorial Team

Sabtu, 6 November 2021 - 16:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

M. Syahrul Munir : Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik

M. Syahrul Munir : Wakil Ketua Komisi II DPRD Gresik

Pembahasan rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang rencana tata ruang dan wilayah (RTRW) 2021-2041, nampaknya masih butuh waktu lama. Panitia khusus (pansus)  masih harus menabah  waktu  untuk melakukan pembahasan secara mendalam.

Raperda RTRW merupakan satu-satunya regulasi yang belum disahkan dalam program pembentukan peraturan daerah (Propemperda) Kabupaten Gresik semester II 2021. DPRD Gresik baru menyepakati dua Raperda dalam rapat paripurna DPRD Gresik pada 30 September lalu.

Raperda tersebut diantaranya perubahan modal dasar dan penyertaan modal pada Perumda Giri Tirta yang dibahas panitia khusus (pansus) II. Serta, Raperda tentang perubahan kedua atas Peraturan Daerah Nomor 12 Tahun 2016 tentang Pembentukan Perangkat Daerah Kabupaten Gresik yang telah selesai dibahas pansus III.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ketua Pansus I DPRD Gresik Syahrul Munir menyatakan bahwa pembahasan Raperda RTRW akan terus dimatangkan. Pembahasan berfokus pada rencana pola ruang dengan kebutuhan lahan di beberapa sektor. “Khususnya sektor strategis. Mulai pertanian, perikanan, permukiman, hingga pariwisata,” tuturnya.

Baca Juga :  DPRD Gresik Dukung Transformasi  Dinas  Kesehatan Gresik Untuk Tingkatkan Kualitas Pelayanan Kesehatan

Jika disahkan, regulasi yang diusulkan Pemerintah Kabupaten Gresik itu akan menggantikan Peraturan Daerah Nomor 8 Tahun 2011. “Sesuai semangat awal, sektor-sektor produktif dan keseimbangan alam perlu diperhatikan. Agar Gresik tetap hijau dan berbudaya di tengah kemajuan industri,” paparnya.

Menurut dia, semangat perubahan Perda RTRW adalah pertumbuhan ekonomi untuk Gresik. Maka, pihaknya terus berhati-hati dalam mengkaji poin krusial pada aturan tersebut. “Salah satu titik tekan kami kepada eksekutif, kalau ada alih fungsi zona hijau atau lahan pertanian produktif, maka harus ada penggantinya,” ujarnya.

Baca Juga :  Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik

Hal tersebut dikhawatirkan ber dampak terhadap hilangnya sektor usaha bidang pertanian, perkebunan, dan pertambakan. Meskipun, regulasi tersebut diproyeksikan mampu mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) mencapai Rp 31 triliun. Oleh karena itu, dalam pembahasannya, legislatif akan melibatkan berbagai kalangan. Mulai asosiasi kepala desa, seluruh OPD terkait, kalangan profesional, hingga akademisi. “Agar tuntas, dengan mengedepankan prinsip keadilan dan kemanfaatan bagi masyarakat Gresik,” paparnya.

Meski demikian, pembahasan raperda RTRW akan berlangsung cukup panjang. Selain perlu memperhatikan peta Badan Informasi Geospasial (BIG), Raperda tersebut perlu menyelaraskan dengan regulasi lainnya.

“Misalnya, tentang Undang-Undang Cipta Kerja Tahun 2021. Termasuk kajian mendalam tentang ekonomi, sosial, dan budaya dalam 20 tahun mendatang” ucap politikus dari Tanggulrejo Manyar. (Ad/tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel
Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik
DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak
Ahmad Nurhamim : Perjalanan Politik 17 Tahun yang Menginspirasi
Ketua DPRD Gresik Jadi Petugas Haji 2026 Dan Bayar Sendiri
DPRD Gresik Sahkan Tiga Perda Baru: Optimalisasi Aset & Layanan
Berita ini 14 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 20 Agustus 2026 - 17:37 WIB

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Jumat, 31 Juli 2026 - 18:21 WIB

Panen Perdana Mina Padi bersama Ketua DPRD Gresik : Petambak Gresik Panen Cuan Dobel

Jumat, 3 Juli 2026 - 23:29 WIB

Banyak Jabatan Kosong: Kinerja Pemkab Gresik Disorot DPRD Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 17:29 WIB

DPRD Gresik Dukung Penguatan Anggaran JPD Rusak

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB