Cukupi Air Warga, Pemkab Gandeng Korea

- Editorial Team

Rabu, 10 Juli 2013 - 21:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Untuk mencukupi kebutuhan air bersih Masyarakat dan Industri di Kabupaten Gresik Serta mengantisipasi kebutuhan air bersih dimasa mendatang. Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto menjalin kerjasama dengan K-water Consurtium dari Korea. Kerjasama ini segera  dilaksanakan setelah pihak K water bertemu langsung dengan Bupati dan Sekda Gresik serta jajaran Manajemen PDAM Gresik pada Rabu (10/7) di Ruang Graita Eka Praja Kantor Bupati Gresik.
 
Sekda Gresik, Moh. Nadjib  yang memimpin rapat pada pertemuan itu mengatakan, kerjasama dengan K-water ini untuk penyediaan air sebesar 2000 liter/detik yang bahan bakunya diambil dari Bendung Gerak Sembayat (BGS). Air ini untuk mencukupi kebutuhan masyarakat dan industry di wilayah Manyar, Bungah dan sekitarnya. “Beberapa saat yang lalu pihak K Water telah hadir dan melakukan survey untuk penyusunan pra Feasibility Study (FS)” ujar Nadjib.
 
 Tak hanya pihak K-water,  yang diwakili oleh Mr. Park Won Cheol, Park Young Seok, Park Se Won.  Perusahaan BUMN penyedia air bersih  Pemerintah Korea ini  juga menghadirkan Mr. Kang Ho Jung dan Choi Woo Seok dari Perusahaan Tae Young Contruktion dan Mr. Lee Sang Sae, Kim Byung Soo, Dong Hoon dari Shin Woo Engginering.
 
Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim kepada tim dari Korea menjelaskan. Saat ini banyak Perusahaan di Gresik yang masih menggunakan air bawah Tanah (ABT) yang kualitasnya masih dibawah standard. “Tentu kami sangat membutuhkan air bersih yang layak untuk masuknya investor lebih banyak lagi” ujar Bupati.
 
Tentu kedepan, kebutuhan air di Gresik akan lebih besar apalagi dengan terbangunnya Java Integrated Industries International yang sudah kami persiapkan sekitar 3.000 ha di Manyar dan sekitarnya, tambah Bupati lagi.

Baca Juga :  Exquisite Asian Girls

Untuk percepatan, Pihak Pemkab Gresik siap membantu segalanya terutama proses perijinan serta Amdal. “Kami butuh cepat dan pada 2014 sudah bisa dilaksanakan pelelangan dan tender. Untuk perijinan dan amdal semuanya akan ditangani oleh Sekda Gresik” tegas Bupati.
 
Sementara Mr. Park Won Cheol dari K water menyatakan optimis. “Kami akan melaksanakan secara maksimal agar program ini sesuai yang diharapkan” ujarnya.

Baca Juga :  PDAM Gresik Tidak Layani Pengembang Baru

Sebagai referensi, pihak K water menyatakan telah mengerjakan proyek yang sama di beberapa tempat di Pakistan selama 2,5 tahun. Dengan Bantuan dari Bupati Gresik tentang perijinan, pihak K water berharap bisa lebih sukses di Gresik. K water juga memaparkan keberhasilan pekerjaan di beberapa Negara Asia. (sdm)

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Editor: zumrotus S

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB