352 Pejabat Kena Mutasi

- Editorial Team

Jumat, 16 Mei 2014 - 20:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Kembali Roda mutasi bergulir di Pemerintah Kabupaten Gresik. Pada Mutasi yang kesepuluh dimasa Pemerintahan Sambari Qosim ini, Jum’at (16/5). Sebanyak 352 Pejabat menduduki pos baru di lingkungan Pemerintah Kabupaten Gresik. Baik itu sebagai Pejabat Struktural maupun pejabat fungsional.
 
Empat pejabat baru menduduki eselon IIB masing-masing Hari Sucipto menjadi Asisten III menggantikan Bambang Sugati yang menduduki Kepala Dinas Sosial. Sedangkan Agus Budiono menduduki Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat. Indah Sofiana masuk menjadi staf ahli Bupati menggantikan bidang Pemerintahan menggantikan Hari Sucipto.
 
Menurut Bupati Gresik, Dr. Sambari Halim Radianto, walaupun saya sebagai ketua partai politik, namun mutasi dan pelantikan kali ini bukan kerana adanya unsur politik. “Lihat saja, meski partai saya menang mutlak di Benjeng dan Balongpanggang, namun camatnya juga saya mutasi. Bahkan partai saya kalah di Wringinanom, Driyorejo, Dukun dan Sangkapura namun camatnya tidak saya ganti” tegas Bupati.
 
Perubahan juga terjadi pada jabatan eselon IIIA di lingkungan Sekretariat Pemda Gresik. Kepala Bagian Humas diduduki oleh Suryo Wibowo menggantikan Agus Setyo Prambudi yang kini menduduki sekretaris Dinas Sosial Gresik. Edy Hadi Siswoyo menduduki Kepala Bagian Hukum. Sedangkan Rini Indriati menduduki pos Kepala Bagian Pengolahan Data dan Teknologi Informasi.
 
Menurut Sekda Gresik, M. Najib, pejabat yang dilantik kali ini sebanyak 352 orang. Masing-masing, 4 (empat) orang pejabat eselon IIB, 16 orang Pejabat eselon IIIA, 23 orang pejabat eselon IIIB, 110 orang pejabat eselon IVA, 42 orang pejabat eselon IVB, 126 orang Kepala Sekolah, 21 orang Pengawas dan 9 orang Penilik. Serta seorang Direktur Utama PDAM.
 
Sementara kepala Bagian Humas yang baru, Suryo Wibowo mengatakan menjadi kabag humas ini perlu kerja ekstra keras. Tak hanya kemampuan dibidang pemerintahan tapi dibutuhkan pendekatan persuasif khusus terutama dalam menghadapi teman-teman Pers. “Yang penting kita jalani dulu, pasti nantinya akan menemukan formula yang pas untuk menjadi seorang kabag humas yang ideal” ujarnya ketika memasuki ruangannya di Bagian Humas.   (sdm)

Baca Juga :  Festival Sate Kerang Randuboto Seru dan Meriah

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Berita ini 41 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Sabtu, 5 September 2026 - 18:59 WIB

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Berita Terbaru

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB