Benjeng Masih Krisis Air Bersih

- Editorial Team

Senin, 10 November 2014 - 05:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_ Sejumlah desa di Kecamatan Benjeng, Kabupaten Gresik  mengalami krisis air bersih. Hal ini disebabkan musim kemarau yang berkepanjangan. Kondisi terparah dialami Desa Jogodalu.

Kekeringan di Desa Jogodalu itu juga kian parah lantaran telaga yang diharapkan dapat mencukupi kebutuhan air bersih untuk warga sudah habis sejak tiga bulan yang lalu. Dan sebagai alternatif, warga hanya mengandalkan sumur desa yang terletak di timur Desa Jogodalu yang berjarak hampir 1 kilometer.

Menurut Kepala Dusun Jogodalu, H. Nurrudin mengatakan pihaknya tidak dapat berbuat banyak untuk mencukupi air bersih. Pihak desa akan bekerjasama dengan pihak swasta untuk melakukan pendalaman telaga.

“Warga desa sudah hampir tiga bulan kekurangan air bersih, kami dari pemerintah desa mengupayakan pendalaman telaga bekerja sama dengan pihak swasta supaya untuk tahun berikut kebutuhan air bersih bisa tercukupi” kata Nuruddin, Senin (10/11/2014).

Sedangkan saat ini warga desa Jogodalu setiap harinya harus rela mengantri di penampungan air yang dipompa dari sumur desa untuk mendapatkan beberapa cerigen air bersih. Bahkan, aktifitas tersebut dilakukan setiap hari hingga dini hari.

Baca Juga :  DPRD Gresik Sidak Kali Lamong Di Benjeng

Tak sedikit warga yang mengeluhkan perhatian Pemkab Gresik terhadap kekeringan di Desa Jogodalu. Seperti Ismail (35), ia mendesak Pemkab Gresik melalui Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Gresik (BPBD) untuk lebih serius dalam menyalurkan bantuan air bersih.

“Pemerintah hanya memberikan bantuan 1 tangki air bersih saja. Dan itupun tidak tiap hari. Tentu bantuan ini tidak cukup untuk memenuhi kebutuhan air bersih warga di Desa kami” kata Ismail dengan nada menuntut.(Gopar)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan
Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89
Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 33 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 18:07 WIB

Mengintip Sekolah Rakyat Gresik: Dari Pujian Khofifah hingga Perang Melawan Perundungan

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:59 WIB

Gresik Diserbu Pangan Murah, Jatim Gempur Inflasi Lewat Pasar ke-89

Jumat, 31 Juli 2026 - 19:12 WIB

Anak Mengare Mimpi Jadi Dokter: Sekolah Rakyat Beroperasi, Janji Akses Pendidikan Merata

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Berita Terbaru

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB