Akibat 2 Parpol Belum Lapor, Banpol Terancam Tidak Cair

- Editorial Team

Rabu, 11 Februari 2015 - 17:08 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik_  Entah disengaja atau memang teledor atas tindakan dua Partai Politik di Gresik ini yang mengakibatkan anggaran dana bantuan partai politik (banpol) tahun 2015 terancam tidak bisa cair.

Penyebabnya, dua partai yang menerima bantuan tersebut pada tahun 2014 belum menyerahkan laporan penggunaan anggaran. Untuk. Mencegah hal ini, Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Kabupaten Gresik berencana melaporkan dua partai tersebut kepada Kejaksanaan Negeri (Kejari) Gresik.

Informasi yang berhasil dihimpun, dari 11 partai yang belum menyerahkan laporan penggunaan banpol 2014 adalah DPC PDIP Gresik dan DPC PKNU Gresik. Untuk dana banpol yang diterima PDIP jumlahnya mencapai Rp 100 juta. Sedangkan untuk DPC PKNU jumlahnya mencapai Rp 50 juta.

Kepala Seksi (Kasi) Hubungan Antar Lembaga Bakesbangpol Pamudji Langgeng membenarkan adanya dugaan tersebut. Dari 11 partai yang mendapatkan bantuan tersebut pada tahun 2014, tinggal PDIP dan PKNU yang belum menyerahkan. “Sudah kami berikan surat peringatan selama tiga kali, tetapi belum ada tanggapan,” ujarnya, kemarin.

Dikatakan, sesuai dengan aturan, deadline pelaporan penggunaan anggaran tersebut adalah pada akhir Januari kemarin. Namun, ternyata upaya Bakesbang untuk meminta tidak ada tanggapan. “Kalau sampai 1 Maret tidak diserahkan, kami bakal laporkan kepada Kejaksaan agar dilakukan penindakan,” ungkap dia.

Masih kata Pamudji, untuk proses pencairan anggaran banpol memerlukan waktu, setelah laporan dua partai diserahkan, laporan diserahkan kepada BPK untuk diaudit. Setelah itu, kalau tidak ada masalah, laporan akan diserahkan kembali untuk proses pencairan anggaran selanjutnya. “Kalau tidak segera diserahkan, banpol 2015 juga akan mengalami kemoloran,” tandasnya.

Baca Juga :  LiteBIG Aplikasi Berbagi Pesan Yang Bisa Digunakan Untuk Bayar Tagihan

Dikonfirmasih wartawan terpisah, Mantan Sekertaris DPC PKNU Kabupaten Gresik Entis Sutisna mengakui bahwa pihaknya belum menyerahkan laporan tersebut. “Iya saya belum serahkan laporannya,” katanya.

Entis beralasan, bahwa laporannya sebenarnya sudah selesai. Namun, karena kepengurusan Partai PKNU sudah bubar bagaimana menyerahkannya. “Masak begitu saja dilaporkan kepada kejaksaan,” ungkap dia.

Sementara itu, Ketua Umum DPC PDIP Gresik Hadi Kusono belum bisa dikonfirmasi wartawan.  melalui telefon selulernya hanya terdengar nada deringnya saja. (Tik)

editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler
GOR Kromo Widjojo Sidayu Ternoda : Aksi mesum Dibelakang gedung
JIIPE Salurkan 8 Sapi dan 36 Kambing Kurban di Gresik
Kurban Runner 1K Gresik, Ratusan Kambing Diarak Keliling Bandar Grisse
Berita ini 16 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Sabtu, 27 Juni 2026 - 18:58 WIB

Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal

Jumat, 19 Juni 2026 - 16:39 WIB

Bazar Kreatif UPT SDN 94 Gresik Jadi Puncak Kokurikuler

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB

Suara Dewan

Rp13,9 Miliar Digelontorkan, DPRD Gresik Awasi Jalan Bungah

Kamis, 20 Agu 2026 - 17:37 WIB