Ternyata Jaminan Pensiun Di Gresik Sepi Peminat

- Editorial Team

Jumat, 7 Agustus 2015 - 20:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image
Ainul Kholid: kepala cabang BPJS TK Kab Gresik. (Foto: Teguh PS/kabargresik.com)

Kabargresik_  Lebih dari sebulan ditetapkan oleh Presiden Joko Widodo Program Jaminan Pensiun yang diselenggarakan oleh BPJS Ketenagakerjaan masih sepi peminat.

Hal ini disinyalir karena mepetnya waktu penerbitan Peraturan Pemerintah nomor 45 tahun 2015 tentang Penyelenggaraan Program Jaminan Pensiun sehingga perusahaan belum mengikutkan pekerjanya  program JP tersebut.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu minimnya sosialisasi menjadi faktor penghambat lainnya.
Seperti disampaikan oleh Ainul Kholid,Kepala Cabang BPJS TK Gresik bahwa beberapa perusahaan sudah mendaftarkan pekerjanya.

Baca Juga :  SPBN Campurejo Beroperasi, Nelayan Tak lagi Susah Cari Solar

“Sudah ada, tetapi tidak lebih dari 10 jari” katanya ketika dihubungi lewat sambungan telepon seluler, jumat (7/8)
Dia juga menambahkan jika pihaknya gencar melakukan sosialisasi.

“Kemarin kita baru saja sosialisasi dengan kawan-kawan dari APINDO Gresik, semoga saja kedepan kepesertaan Program JP meningkat” imbuhnya.

Sebagaimana diketahui publik bahwa Program Jaminan Pensiun ini merupakan Program baru yang diamanatkan dalam UU nomor 40 tentang Sistem Jaminan Sosial Nasional (SJSN). Dirilis mulai 1 juli 2015.

Baca Juga :  Warga Gresik Minta PT Freeport Indonesia Perluas Wilayah Ring 1

Program ini berlaku untuk Pekerja sektor swasta yang memberikan manfaat pensiun ketika memasuki usia 56 tahun.

Adapun besaran iurannya adalah 3% dari Upah pokok dan tunjangan tetap setiap bulan, kewajiban dari Pemberi kerja 2% dan pekerja 1%.
Manfaat Pensiun bisa dinikmati peserta dengan masa iur minimal 15 tahun. (Teguh)

Editor: zumrotus

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB