GRESIK, kabargresik.com – Suasana berbeda terlihat di kawasan Bandar Grisse, Kabupaten Gresik, Selasa (26/5/2026) sore. Ratusan kambing kurban dari berbagai jenis memadati area festival dalam ajang unik bertajuk Kurban Runner 1K.
Dalam kegiatan tersebut, para peternak mengajak kambing-kambing mereka berlari dan berarak mengelilingi kawasan Bandar Grisse sejauh sekitar satu kilometer. Aksi tak biasa ini menarik perhatian masyarakat yang memadati lokasi acara.
Festival ini menjadi salah satu upaya memperkenalkan potensi peternakan kambing dan domba unggulan asal Gresik menjelang Hari Raya Idul Adha.
ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT
Kepala Dinas Pertanian Gresik, Eko Anandito Putro, mengatakan kegiatan tersebut tidak hanya menghadirkan hiburan bagi masyarakat, tetapi juga menjadi sarana promosi untuk memperkuat sektor peternakan daerah.
“Ajang ini menjadi bentuk promosi bahwa Gresik memiliki kambing dan domba berkualitas yang mampu bersaing,” ujarnya di sela kegiatan.
Selain lomba lari kambing, panitia juga menghadirkan pameran ternak, edukasi kesehatan hewan, lelang kambing, hingga sosialisasi peternakan kepada masyarakat.
Menurut Eko, edukasi kesehatan hewan menjadi bagian penting dalam festival tersebut. Ia berharap masyarakat semakin memahami pentingnya kualitas dan kesehatan ternak, terutama menjelang pelaksanaan ibadah kurban.
Sementara itu, perwakilan peternak kambing, H. Yazid, menyebut antusiasme masyarakat dan peternak cukup tinggi meski kegiatan ini baru pertama kali digelar di Gresik.
Ia menjelaskan, panitia mengemas festival dengan berbagai rangkaian acara untuk menarik perhatian masyarakat sekaligus memperkuat eksistensi peternak lokal.
“Rangkaian kegiatannya ada pameran kambing, lelang kambing, hingga runner 1K,” katanya.
Ketua IGB Gresik tersebut mengungkapkan, kontes kambing runner menjadi daya tarik utama festival. Hingga pelaksanaan acara, jumlah peserta yang terdaftar mencapai sekitar 150 ekor kambing dan berpotensi terus bertambah.
“Yang sudah daftar sekitar 150 peserta, namun kemungkinan yang ikut lebih banyak,” tambahnya.
Festival regional ini juga memberi dampak bagi pelaku UMKM. Sejumlah pedagang memanfaatkan keramaian acara untuk membuka lapak dan meningkatkan penjualan.
Para peternak berharap kegiatan serupa bisa digelar rutin setiap tahun. Mereka ingin peternakan kambing dan domba asal Gresik semakin dikenal luas serta mampu mendorong perekonomian masyarakat lokal.











