Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

- Editorial Team

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kinerja penerimaan pajak daerah Kabupaten Gresik menunjukkan tren positif hingga pertengahan tahun 2026. Per 13 Juli 2026, realisasi pendapatan pajak daerah mencapai 52,91 persen atau sebesar Rp590,248 miliar.

Capaian tersebut menjadi salah satu indikator keberhasilan Pemerintah Kabupaten Gresik dalam mengoptimalkan Pendapatan Asli Daerah (PAD), sekaligus menjadi modal penting untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Sebagai bentuk penghargaan atas kepatuhan masyarakat, Pemerintah Kabupaten Gresik menggelar Pemberian Apresiasi kepada Wajib Pajak Kendaraan Bermotor (PKB), Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), serta Subjek Pajak Barang dan Jasa Tertentu (PBJT) Makanan dan/atau Minuman Tahap I Tahun 2026 di Rumah Makan Soto Cak Har Cabang Menganti, Selasa (14/7/2026).

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kegiatan tersebut dihadiri Kepala UPT PPD Gresik Bapenda Provinsi Jawa Timur Eko Setiawan, jajaran Pemkab Gresik, perwakilan PT Jasa Raharja, Ikatan Notaris Indonesia, Ikatan PPAT, Bank Jatim Cabang Gresik, Subaga Mitra Solusi, serta para pelaku usaha dan masyarakat.

Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani mengatakan pemberian apresiasi kepada wajib pajak bukan sekadar pemberian hadiah, tetapi menjadi strategi pemerintah daerah untuk membangun budaya sadar pajak di masyarakat.

Menurutnya, pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali dalam bentuk pembangunan yang manfaatnya dirasakan secara langsung.

“Semua pajak yang dibayarkan masyarakat akan kembali lagi kepada masyarakat. Pemerintah hanya mengelolanya menjadi pembangunan yang manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Bupati Yani.

Ia menjelaskan, penerimaan pajak menjadi bagian dari PAD yang kemudian digunakan untuk membiayai pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik, hingga berbagai program prioritas pemerintah daerah.

Baca Juga :  447 Polisi Amankan Aksi 2012

Karena itu, kepatuhan masyarakat dan pelaku usaha dalam memenuhi kewajiban perpajakan dinilai memiliki peran besar dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kabupaten Gresik.

“Ini bentuk motivasi bagi masyarakat agar semakin taat membayar pajak. Pajak memang dipungut dari masyarakat, tetapi seluruh manfaatnya akan kembali kepada masyarakat,” imbuhnya.

Untuk meningkatkan kepatuhan wajib pajak, Pemkab Gresik terus melakukan pembinaan kepada pelaku usaha, khususnya sektor makanan dan minuman. Salah satu langkah yang dilakukan adalah pemasangan tapping box untuk memastikan transaksi tercatat secara transparan dan penerimaan pajak dapat dikelola secara optimal.

Selain itu, pemerintah daerah juga terus mendorong penggunaan transaksi non-tunai sebagai upaya menghadirkan sistem pembayaran pajak yang lebih mudah, aman, dan akuntabel.

Bupati Yani menyebut program apresiasi wajib pajak telah dilakukan sejak tahun sebelumnya dan kembali dilaksanakan pada 2026. Program tersebut dinilai mampu meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban perpajakan.

“Kami berharap sampai akhir tahun capaian penerimaan pajak bisa semakin baik. Yang terpenting, masyarakat melihat bahwa pajak yang mereka bayarkan benar-benar dikelola menjadi PAD dan dibelanjakan kembali untuk kepentingan masyarakat,” katanya.

Sebagai contoh manfaat pajak bagi pembangunan, Bupati Yani menyoroti perubahan infrastruktur di Kecamatan Menganti. Dalam lima tahun terakhir, ruas jalan utama Menganti yang sebelumnya hanya memiliki dua lajur kini telah diperlebar menjadi empat lajur dengan lebar sekitar 14 meter sepanjang kurang lebih 13 kilometer hingga perbatasan Kota Surabaya.

Pembangunan tersebut, lanjutnya, akan terus dikembangkan melalui pembangunan jalan alternatif yang menghubungkan sejumlah kawasan strategis.

“Kami tidak ingin pembangunan hanya terpusat di Gresik Kota atau wilayah utara. Hari ini masyarakat bisa melihat sendiri bahwa Gresik Selatan juga menjadi prioritas pembangunan,” tegasnya.

Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Gresik Achmad Washil Miftahul Rahman menjelaskan kegiatan apresiasi wajib pajak bertujuan memberikan penghargaan kepada masyarakat yang memenuhi kewajibannya tepat waktu sekaligus memperkuat sinergi antarinstansi dalam meningkatkan penerimaan pajak daerah.

Baca Juga :  SQ Sambangi Korban Banjir Benjeng

Berdasarkan laporan capaian hingga 13 Juli 2026, sejumlah sektor pajak mencatat realisasi positif. Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) mencapai 73,38 persen atau Rp183,448 miliar, Pajak Mineral Bukan Logam dan Batuan (MBLB) sebesar 56,77 persen atau Rp2,536 miliar, Opsen BBNKB sebesar 54,15 persen atau Rp30,877 miliar, serta PBJT Makanan dan Minuman sebesar 53,75 persen atau Rp27,949 miliar.

Sementara itu, PBJT Hiburan terealisasi 51,12 persen atau Rp2,471 miliar, PBJT Parkir 51,04 persen atau Rp2,041 miliar, PBJT Tenaga Listrik 51,01 persen atau Rp142,833 miliar, dan Opsen PKB sebesar 50,39 persen atau Rp61,862 miliar.

Untuk mendukung transparansi penerimaan pajak, Pemkab Gresik hingga saat ini telah memasang 173 unit tapping box di berbagai tempat usaha.

Dalam kegiatan tersebut, Pemkab Gresik juga menyerahkan apresiasi kepada wajib pajak melalui pengundian terbuka. Untuk kategori PKB, BBNKB, dan Opsen PKB/BBNKB disediakan hadiah berupa tiga unit sepeda motor serta enam tabungan umrah senilai Rp35 juta.

Sedangkan untuk kategori PBJT makanan dan minuman, hadiah yang diberikan berupa enam unit AC setengah PK dan enam unit lemari es dua pintu. Seluruh proses pengundian dilakukan secara terbuka, transparan, dan dapat dipertanggungjawabkan.

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik
Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Dump Truk Galian C Masih Melintas di Gresik
Bupati Yani Ajak ASN Gresik Bayar ZIS di Ramadan
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 16:50 WIB

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Kamis, 25 Juni 2026 - 09:53 WIB

Rektor UMG Dorong Kurikulum Baru untuk Tenaga Kerja Lokal Gresik

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Berita Terbaru

PEMERINTAHAN

Pajak Gresik Tembus Rp590 Miliar, Bupati Dorong Taat Pajak

Selasa, 14 Jul 2026 - 16:50 WIB

Keluarga

Satlantas Gresik Antar Pulang Siswa SD yang Tersesat

Selasa, 14 Jul 2026 - 15:55 WIB

Muhammadiyah Gresik

Mutu Gressi Guncang Pembukaan Fortasi Spemutu

Selasa, 14 Jul 2026 - 08:34 WIB

Muhammadiyah Gresik

Evan Dimas dan Ayunda Motivasi Siswa Spemdalas Gresik

Senin, 13 Jul 2026 - 23:32 WIB