Rumah Batik Sarinah Komitmen Majukan Batik Gresik

- Editorial Team

Selasa, 1 November 2016 - 21:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

rps20161101_210503_795.jpg

Kabargresik.com- Rumah Batik Sarinah siapa tidak kenal. Salah satu rumah batik  ditengah kota Gresik yang memperkenalkan batik tulis maupun cetak khas Gresik.

Produk batik ini, menurut Owner Rumah Batik Sarinah Siti Muafiyah kepada kabargresik.com merupakan hasil karya sejumlah perajin di Cerme dan beberapa kecamatan di Gresik. Selama ini, dirinya telah melakukan pembinaan sejak lima tahun lalu.” Kami sudah melakukan riset ke sejumlah perajin batik di Gresik. Saat itu kondisi mereka mati suri karena terkendala modal dan pemasaran,” terang dia.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kami mencoba memberikan pelatihan dan menggelontorkan modal  berkisar Rp 200 juta, pungkas warga GKB ini.

Baca Juga :  5 Bersaudara di Gresik Diduga Ditelantarkan Ibu

Selain itu, tambahnya sambil menunjuk koleksi kain batiknya yang dipajang,  ada batik tulis damar kurung, pudak, sisik bandeng, dua naga dan giri lawasan. Ada pula kain batik Sambari, batik SBY dan batik Jokowi yang banyak dicari orang.

Untuk harga, dirinya mengungkapkan batik tulis ini dibanderol mulai Rp 250 ribu. Sedang untuk batik cetak harganya berkisar Rp 70 ribu-an.

” Batik Gresik ini merupakan warisan leluhur yang wajib dilestarikan,” ucap Siti Muafiyah dengan bangga.

Baca Juga :  Tangis Tasya Pecah di Kamar Jenazah, Kekasihnya Tewas dalam Kecelakaan Maut Rombongan Umroh di Gresik

Seperti saat mengikuti pameran di Mega Industri yang baru saja diadakan oleh pemkab Gresik, ternyata masyarakat membanjiri outlet Rumah Batik Sarinah.

Salah satu pembeli kain batik  di Rumah Batik Sarinah, Chintya (43)  seorang pegawai PT. Petrokimia Gresik mengatakan  dirinya tertarik membeli di outlet ini karena  disamping harga terjangkau dan motifnya bagus. ” Banyak yang suka,” katanya.

Dirinya, setiap hari selalu mengunjungi outlet Rumah Batik Sarinah selama berlangsungnya pameran mega industri ini, hanya untuk membeli produk kain batik yang menarik minatnya, imbuh wanita karier ini.(rud/k 1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 293 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB