Dokter Kecil SDM Berlian Sosialisasi Rubella

- Editorial Team

Minggu, 30 Juli 2017 - 11:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Kabargresik.com – untuk mensosialisasikan imunisasi campak dan Measles Rubella (MR) kepada masyarakat, SD Muhammadiyah 2 GKB melalui kadek dokter kecil melaksanakan sosialisasi kepada masyarakat sekitar Pondok Permata Suci PPS Manyar Gresik. Kemarin, Sabtu (30/07)

Menurut Guru Pendamping kegiatan, Rafika mengatakan sosialisasi imunisasi campak dan Rubella dengan menggandeng dokter kecil SD Muhammadiyah 2 GKB sebagai penyuluh agar masyarakat sekitar paham akan dampak berbahaya penyakit campak dan rubella.

“tempat ini (pasar PPS) kami pilih karena banyak warga yang datang dan berharap nanti mampu memberikan kesadaran kepada warga akan dampak dari penyakit campak dan rubella” kata Rafika.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Senada dengan hal itu, Penanggungjawab Program Promosi Kesehatan Bambang Kurniadi menyatakam kegiatan seperti ini sangat penting untuk menyadarkan masyarakat akan dampak dari penyakit campak dan Rubella.

Baca Juga :  Gresik Masuk Level 1 Sekolah SD/MI Mulai Masuk Secara Tatap Muka

“Berlian School (SD Muhammadiyah 2 GKB) sangat berperan aktif dalam menyukseskan promosi-promosi kesehatan kepada masyarakat” tukasnya.

Semantara itu, Rohmawati, Warga Perumahan PPS menyatakan kegiatan ini sangat menarik, apalagi penyuluhnya adalah anak-anak. “ saya jadi tahu apa dampak dari penyakir campak dan Rubella” tandasnya.

Di Indonesia sendiri, menurut catatan dari Kementerian Kesehatan RI 2016, dilaporkan terdapat 8.185 kasus campak pada tahun 2015. Jumlah ini lebih rendah dibandingkan tahun 2014 yang sebesar 12.943 kasus.

Kepala Puskesmas Sukomulyo Manyar dr. Anik Luthfiyah, mengapresiasi kegiatan yang di lakukan oleh SD yang dikenal dengan SD Berlian itu. Sebab kata dia, promosi kesehatan seperti campak dan rubella ini sangatlah penting bagi masyarakat.

Baca Juga :  Kenali Gejala Keringat Berlebih

” Hal terpenting dalam kampanye MR ini adalah kesadaran bahwa imunisasi tidak hanya bermanfaat untuk diri sendiri karena terlindung dari penyakit menular tetapi juga ikut ambil bagian melindungi masyarakat termasuk orang-orang yg lemah dan rentan terhadap penyakit” tegasnya.

Ia juga berharap, dengan adanya kader dokter kecil yang diinisiasi SD Muhammadiyah 2 GKB nantinya bisa menjadi contoh sekolah lain untuk mensosialisasikan dampak bahaya penyakit utamanya campak dan rubella yang notabene mudah menyerang anak-anak.

“Harapan terhadap kader UKS khususnya Berlian School, bisa menjadi contoh melaksanakan imunisasi dan bisa memberikan informasi yg bermanfaat kepada teman, keluarga, dan masyarakat luas” tutupnya (Akmal/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik
KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri
Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik
18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025
DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Berita ini 33 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 28 Desember 2025 - 16:04 WIB

Pria 43 Tahun Meninggal Mendadak di Warkop Sokarno Gresik

Rabu, 17 Desember 2025 - 12:14 WIB

KBPPPA Gresik Catat 2 Mahasiswa Rentan Bunuh Diri

Senin, 15 Desember 2025 - 16:23 WIB

Greenpeace Soroti Mikroplastik Cemari Tubuh Warga Gresik

Senin, 15 Desember 2025 - 15:17 WIB

18 Anak di Gresik Jadi Korban Bullying Sepanjang 2025

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Dua Murid SD Mudri Sabet Juara dalam MBS-Pro Islamic Fest 2026

Rabu, 18 Feb 2026 - 22:45 WIB

Muhammadiyah Gresik

Green Ramadan 1447 H, Waktunya Mengurangi Sampah dengan 7R

Selasa, 17 Feb 2026 - 19:42 WIB