Banjir Jadi Ladang Amal 2 SMK Di Cerme

- Editorial Team

Senin, 20 Februari 2023 - 23:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir tidak hanya menimbulkan kesedihan bagi masyarakat namun juga mampu menjadikan musibah menjadi  ladang Amal. Hal ini yang dilakukan oleh 2 SMK di Cerme Gresik.

Aksi simpatik dilakukan dua Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Kecamatan Cerme, Gresik, Jawa Timur, Senin (20/2/2023). Puluhan siswa SMK Muhammadiyah 3 Gresik dan SMK YPI Darussalam Cerme   membantu para pengendara sepeda motor yang kendaraannya mogok akibat banjir di ruas jalan Raya Morowudi, Kecamatan Cerme.

Aksi simpatik sebagai bentuk tanggap darurat ini mereka lakukan dalam bentuk layanan service gratis kepada para pengguna jalan yang motornya mogok akibat banjir. Jalan Raya Morowudi sendiri oleh pemerintah setempat ditutup bagi semua kendaraan bermotor sejak Minggu (19/2/2023) karena luapan Kali Lamong yang juga merendam sebagian ruas jalan penghubung kecamatan Cerme, Menganti (Gresik) juga kecamatan Benowo, Surabaya dengan kecamatan Benjeng dan Balongpanggang, Gresik.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, karena kebutuhan yang mendesak, sejumlah pengendara motor nekat menerobos banjir yang merendam ruas jalan Morowudi. Akibatnya, puluhan motor pun akhirnya mogok karena, banjir setinggi 30-40 centimeter itu membuat air masuk ke mesin kendaraan, hingga akhirnya macet atau mogok.

Baca Juga :  Fenomena Hijrah di Bulan Ramadan

“ini merupakan ladang amal atau kepedulian sosial, karena memang banyak masyarakat pengguna jalan yang membutuhkan, anak-anak kami siapkan untuk membantu. Kami berikan layanan service gratis untuk sepeda motor yang mogok, hingga hidup Kembali,” ujar Hasan Abidin, Kepala SMK Muhamadiyah 3 Gresik yang berlokasi di Jalan Raya Morowudi, Cerme, Senin (20/2/2023) malam.

Sedikitnya 15 siswa disiagakan untuk melayani motor yang mogok hingga bisa hidup normal Kembali.

SMK Muhammadiyah 3 Cerme mendirikan 3 tenda yang dipergunakan sebagai tempat melakukan perbaikan motor yang mogok. Per tenda, bisa melayani 2 motor secara bersamaan.

Karena motor yang mogok mencapai puluhan kendaraan, pemilik motor harus bersabar antre dan secara bergantian mendapatkan layanan.
“Hingga malam ini anak-anak masih melayani service, karena sepeda motor yang mogok memang sangat banyak,” tambah Hasan.

Hasan menegaskan, pihaknya terus membuka layanan selama masih ada yang membutuhkan terkait banjir di jalan raya tersebut.

Namun ia berharap, bencana banjir itu secepatnya berakhir, sebab dampaknya memang cukup luas bagi masyarakat, tidak hanya pengguna jalan, tapi juga masyarakat secara umum yang rumah, pekarangan, dan sawah mereka juga terdampak banjir.

Hingga Senin (20/2/2023) pukul 20.00 sebanyak 35 motor yang semula mogok terlayani dan mesinnya hidup atau normal kembali.

Baca Juga :  Direktur RBG: Bupati Harus Percepat Perbup Terkait Tenaga Kerja Lokal

Sebenarnya, masih banyak motor yang mestinya antre service, tetapi pihaknya menghentikan hingga pukul 20.00 WIB. Selain siswanya perlu istirahat, kondisi yang sudah malam tidak bisa maksimal karena faktor penerangan.
“Yang belum kami layani besok jika memang masih membutuhkan service gratis ini. Tadi anak-anak memulai membuka layanan service pukul 14.00, karena mesti menyiapkan tenda dulu,” kata Ahmad Hamidi Humas sekolah tersebut.

Selain SMK Muhammadiyah 3 Cerme, service gratis juga dilakukan puluhan siswa SMK Yayasan Pendidikan Islam (YPI) Darussalam Cerme. Lokasinya juga di Jalan Raya Morowudi, dikoordinatori Mujahidin, para siswa sekolah itu memberikan layanan gratis service motor yang mogok akibat terdampak banjir. Sejak pukul 07.00 mereka melayani puluhan motor yang antre. Para siswa yang terlibat dalam aksi sosial ini adalah kelas 10 dan 11 jurusan Teknik Bisnis Sepeda Motor (TBSM).


“Satu sepeda motor ditangani satu sampai dua siswa, bergantung tingkat kesulitannya. Alhamdulillah, semua motor yang mogok dan macet bisa hidup Kembali,” ujar Mujahidin seraya menambahkan, layanan service gratis itu dilakukan hingga pukul 12.00 WIB. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Festival Nasi Krawu Gresik Kenalkan Budaya Lokal
Berita ini 46 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Rabu, 29 Juli 2026 - 11:58 WIB

Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi

Minggu, 19 Juli 2026 - 20:32 WIB

WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB