Bupati Yani Sindir Petro yang belum bayar sewa lahan Hingga Telat bayar insentif guru

- Editorial Team

Kamis, 14 Desember 2023 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Gresik Fandi Ahmad Yani matanya berkaca-kaca saat memberi sambutan pada acara bulan panutan PBB tahun 2023 di hotel Aston Gresik, Kamis (14/12/2023).

Pasalnya ada perusahaan BUMN di Gresik yang belum membayar biaya sewa lahan reklamasi sebesar 147 Miliar.

“Saya tidak habis pikir, perusahaan besar beroperasi disini tapi belum membayar sewa lahan yang direklamasi, ada Dirut Petro nggak disini, mana orangnya” ujar Yani berkaca-kaca.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Yani melanjutkan pidatonya dan mengatakan dengan tidak tercapainya pendapatan asli Daerah (PAD) tahun ini ada ribuan orang yang terkena imbasnya.

Baca Juga :  FAY: Industri Harus Ada Kemanfaatan Lokal, Jangan Jadi Beban Daerah

” kalau retribusi dan pajak tidak dibayar, diluar sana ada ribuan guru ngaji yang insentifnya belum terbayar, ada banyak proyek pembangunan yang mangkrak, kalau perusahaan tidak bermanfaat kenapa dibiarkan disini” sindir Yani.

Sementara itu  kepala Badan pendapatan pengelolaan keuangan dan aset daerah (BPPKAD) Gresik Reza Pahlevi membenarkan pernyataan bupati.

Menurut Reza pihak Petrokimia Gresik telah mengurus reklamasi pada tahun 2009, namun Surat Keputusan Hak Pengelolaan Lahan (SKHPL) dan Hak Guna Bangunan HGB belum didapatkan.

Baca Juga :  Ali Muchsin Kembali Pimpin SP LEM SPSI Gresik

“SKHPL Petro itu baru keluar pada Desember 2022, sehingga kewajiban dia membayar pada tahun 2023 ini sebesar 147 M, tapi hingga kini belum dibayar” terang Reza.

Kabargresik.com mengkonfirmasi terkait belum terbayarnya biaya sewa lahan yang direklamasi untuk 30 tahun itu kepada Rama Yusron Harbiansyah Komunikasi Korporat Petrokimia Gresik, namun hingga berita ini ditulis pihak PT Petrokimia Gresik belum memberikan statement.

Kabargresik.com hanya mendapat jawaban melalui pesan WhatsApp bahwa Petrokimia masih menelusuri data yang ada. (Tiko)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal
Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar
Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Berita ini 75 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 23:08 WIB

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Jumat, 23 Oktober 2026 - 11:11 WIB

Media Lokal Hadapi Krisis Bisnis, LMS 2026 Tawarkan Jalan Keluar

Senin, 19 Oktober 2026 - 16:32 WIB

Damar Kurung Food Festival Kembali Dibuka, Hadirkan Kuliner hingga Lomba Anak

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas: Pertamina Didorong Jadi NOC Tunggal

Minggu, 25 Okt 2026 - 23:08 WIB

komunitas

Firdaus Diberhentikan PWI, SMSI Soroti Tata Kelola HPN

Jumat, 23 Okt 2026 - 09:01 WIB