Gerakan Tanam Pohon Merajut Ke-Bhinneka-an

- Editorial Team

Minggu, 26 Maret 2017 - 15:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kabargresik.com – Eksplorasi sumber daya alam yang cenderung berakhir dengan krisis lingkungan dewasa ini perlu disikapi dengan kegiatan-kegiatan penyeimbang agar sumber daya alam khususnya lingkungan yang sehat dan hijau dapat berfungsi sebagaimana mestinya dalam menunjang kesejahteraan manusia.

 

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menumbuh-kembangkan kesadaran kolektif dalam merawat dan menjaga kelestarian lingkungan bukanlah hal yang mudah.

pendekatan bertahap, terkonsep dan terintegrasi secara sistematis disemua lapisan masyarakat baik ditingkat nasional maupun desa. Dengan kata lain, kesadaran kolektif dalam menjaga kelestarian lingkungan merupakan suatu keniscayaan agar lingkungan yang sehat dan produktif dapat berlangsung secara berkesinambungan.

 

Gerakan untuk menandai sebuah babak baru kesadaran lingkungan tersebut, perlu terus digagas, didorong diimplementasikan dalam sebuah aksi massa agar menjadi sebuah tradisi sehat yang dapat diwariskan secara turun temurun. Salah satunya adalah dengan “Gerakan Nusantara Tanam Pohon”.

Baca Juga :  Samsung Dapat Rombongan Pentolan Dari Baznas Gresik

 

Kegiatan dipusatkan di Pangkalan Pendaratan Ikan (PPI), Desa Campurejo, Kecamatan Panceng Gresik, berbagai elemen masyarakat dan Komunitas Lintas Iman, Pemda Gresik, perusahaan/BUMN dan seluruh lapisan masyarakat bergotong-royong menanam 1.500 bibit pohon di PPI dan sekitarnya dengan tema GERAKAN NUSANTARA TANAM POHON, MERAWAT BUMI MERAWAT KEBHINNEKAAN.

 

Jenis pohon yang ditanam, 70%-nya adalah jenis pohon kayu. Sedangkan sisanya adalah pohon serbaguna seperti pohon Tanjung, Kenari, Glodokan Tiang, Sirsak, Mahoni, Mindi dan lain sebagainya.

 

Gerakan tanam pohon tersebut menjadi salah satu ikhtiar bukan saja dalam merawat dan melestarikan lingkungan sehat tetapi juga ikhtiar menuju kehidupan yang damai dalam lingkup Bhinneka Tunggal Ika sebagai bagian dari misi kebangsaan yang rahmatan lil alamin.

Baca Juga :  Reskrim Gresik Kampanye Gembok Motor

Dandim 0817 Gresik yang hadir di lokasi mengatakan, sangat bangga dengan gerakan tanam pohon ini dan berharap pohon yang sudah ditanam agar dirawat supaya bisa bermanfaat bagi generasi mendatang.

“Ini langkah bagus, maka harus dijaga” ujar Dandim singkat.

Dandim berharap, bukan hanya bumj Gresik yang hijau namun keberagaman masyarakatnya juga terjaga dengan rukun dan damai.

Sementara kepala desa Campurejo, Aminuddin mengaku sudah pernah melakukan penghijauan di wilayahnya namun tanamannya selalu mati. Karena itu Aminuddin senang ada kegiatan tanam pohon.

Pihak panitia sengaja memilih desa Campurejo kecamatan Panceng sebagai pusat kegiatan gerakan Nusantara tanam pohon ini karena melihat wilayahnya masih sangat minim tanaman terutama dipinggir pantai. (Tik)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 12 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Jumat, 18 September 2026 - 02:52 WIB

Gempa NTT: Bantuan Kemanusiaan Rp1 Miliar Tembus Jalur Darat

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB