Ibu Hamil Terpapar Mikroplastik di Gresik, Dokter : Berpotensi Sebabkan Stuntin

- Editorial Team

Senin, 3 November 2025 - 22:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penelitian terbaru yang dilakukan Ecological Observation and Wetland Conservations (Ecoton) bersama Fakultas Kedokteran Universitas Airlangga (FK Unair) mengungkap temuan mengejutkan, yakni mikroplastik terdeteksi dalam air ketuban dan urine ibu hamil di Kabupaten Gresik, Jawa Timur.

Hasil awal riset menunjukkan adanya potensi risiko serius terhadap pertumbuhan dan perkembangan janin, bahkan berpotensi berkaitan dengan kasus stunting yang menjadi isu kesehatan nasional.

Akademisi sekaligus peneliti FK Unair, dr Lestari Sudaryanti menjelaskan, paparan mikroplastik di tubuh ibu hamil dapat memengaruhi metabolisme dan sistem tubuh secara keseluruhan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kondisi tersebut terkorelasi dengan isu strategis nasional hari ini, yaitu stunting. Stunting merupakan cikal bakal gangguan tumbuh kembang yang terjadi sejak dalam kandungan,” ujarnya.

Baca Juga :  Mikroplastik Ditemukan di Urin dan Air Ketuban Ibu Hamil Di Gresik

Menurut Lestari, sejauh ini tim masih melakukan analisis lanjutan terhadap kadar dan dampak mikroplastik yang ditemukan. Ia menegaskan, besarnya pengaruh paparan mikroplastik terhadap janin perlu dibuktikan melalui penelitian lanjutan yang komprehensif.

“Melalui mekanisme penelitian stres oksidatif, paparan mikroplastik bisa memicu terjadinya inflamasi. Jika peradangan tidak terkendali, akan memengaruhi proses tumbuh kembang janin,” jelasnya.

Ia menambahkan, inflamasi pada ibu hamil akibat akumulasi mikroplastik berpotensi mengganggu pembentukan organ, fungsi tubuh, hingga berat badan bayi di setiap tahap trimester kehamilan.

“Masalahnya saat ini, kita belum bisa membuktikan secara pasti apakah ada hubungan langsung. Kami akan membuktikan apakah tumpukan mikroplastik memicu stres oksidatif yang menyebabkan inflamasi atau peradangan,” pungkasnya.

Baca Juga :  Duh Banyak Pelajar Gresik Ajukan Nikah Dini

Sebelumnya, Ecoton melaporkan bahwa dari 23 sampel air ketuban dan urine ibu hamil di Gresik, seluruhnya positif mengandung partikel mikroplastik. Temuan ini menjadi sinyal penting bagi dunia kesehatan dan lingkungan tentang dampak nyata pencemaran plastik terhadap manusia sejak dalam kandungan.

Fenomena ibu hamil terpapar mikroplastik ini membuka kesadaran baru tentang ancaman mikroplastik terhadap generasi mendatang. Para ahli menilai, pengendalian limbah plastik dan peningkatan kesadaran lingkungan menjadi langkah penting untuk menekan risiko gangguan tumbuh kembang dan stunting sejak dini.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik
Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik
Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+
Dinkes Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil
Unair Latih Kesiapsiagaan Darurat di Wagos
Mikroplastik Ditemukan di Urin dan Air Ketuban Ibu Hamil Di Gresik
Cegah Tetanus, DLH Gresik Gelar Cek Kesehatan di TPA Ngipik
Berita ini 16 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 8 Desember 2025 - 16:57 WIB

DLH Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Jumat, 5 Desember 2025 - 15:03 WIB

Gus Yani Tegaskan Layanan Kesehatan Gratis di Gresik

Rabu, 3 Desember 2025 - 12:05 WIB

Seluruh Sampel Ibu Hamil di Gresik Terkontaminasi Mikroplastik

Selasa, 25 November 2025 - 22:28 WIB

Ancaman TBC Gresik: 2.740 Kasus Baru, Mayoritas Usia 30+

Senin, 24 November 2025 - 15:14 WIB

Dinkes Gresik Tanggapi Temuan Mikroplastik pada Ibu Hamil

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Deteksi Dini Kesehatan, Ratusan Siswa SD Al Islam Cerme Ikuti Skrening

Kamis, 11 Des 2025 - 01:24 WIB

Muhammadiyah Gresik

IPM SMAMSatu Gresik Serahkan Hasil ‘Buwuh Kemanusiaan’ ke Lazismu

Rabu, 10 Des 2025 - 16:22 WIB

Lingkungan

Dua Petani Balongpanggang Tersambar Petir, Satu Meninggal

Selasa, 9 Des 2025 - 21:26 WIB