Kali Cermen Meluap, Tiga Kecamatan di Gresik Terendam

- Editorial Team

Kamis, 13 November 2025 - 18:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Hujan deras yang mengguyur sejak Rabu dini hari (12/11/2025) membuat Kali Cermen meluap. Luapan air itu menenggelamkan sejumlah desa di tiga kecamatan, yakni Benjeng, Menganti, dan Kedamean.

Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Gresik, Driatmiko Herlambang, menyebutkan air meluap karena hujan berintensitas tinggi disertai drainase yang buruk.
“Kondisi ini menyebabkan tangkis Kali Cermen di beberapa titik jebol, mengakibatkan banjir di permukiman warga, fasilitas umum, serta area persawahan,” ujarnya, Kamis (13/11).

Di Desa Gluranploso, tangkis Kali Cermen jebol sepanjang dua meter dengan kedalaman sekitar tiga meter. Air menggenangi jalan poros desa hingga 30 sentimeter dan merendam sekitar 20 rumah warga. Area sawah seluas seratus hektare juga tak luput dari genangan, termasuk sebuah masjid yang turut terdampak.

Wilayah Menganti menjadi yang paling parah. Di Desa Bringkang, air menggenang hingga 45 sentimeter di kawasan Perumahan Oma Indah dan merendam 133 rumah warga.
“Sementara di Desa Pranti, sekitar 60 rumah tergenang dengan ketinggian bervariasi. Di Perumahan Graha 2 Menganti, genangan mencapai 60 sentimeter di beberapa titik,” jelas Driatmiko.

Di Desa Beton, genangan setinggi 20 sentimeter meluas sepanjang 300 meter. Dusun Bibis bahkan lebih parah — air setinggi 50 sentimeter menutup akses jalan utama dan merendam 75 rumah warga.

Baca Juga :  Banjir Rendam Masjid, Warga Benjeng Tetap Semangat Tarawih

Banjir juga melanda Desa Glindah di Kecamatan Kedamean. Tanggul Kali Cermen di desa itu jebol selebar tiga meter dengan kedalaman dua meter. Meski air di jalan mulai surut, sawah seluas sekitar 70 hektare masih tergenang.

“Tim kami terus memantau perkembangan di lapangan dan berkoordinasi dengan pemerintah desa untuk memastikan kebutuhan warga terdampak bisa segera terpenuhi,” pungkas Driatmiko.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Berita ini 72 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB

PENDIDIKAN

MI Alkarimi: Maulid Nabi Ajak Murid Teladani Akhlak

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:50 WIB