Pengorder Pupuk Belum Tersentuh

- Editorial Team

Kamis, 18 Juni 2015 - 16:22 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ penggrebekan gudang pupuk milik Arifin (45) di desa Golokan Sidayu Gresik menimbulkan tanda tanya, sebab pengorder pupuk hingga kini belum tersentuh.

Direktur Tipiter Mabes Polri, Birjen Pol Yazid Fanani saat dikonfirmasi terkait belum disentuhnya pengorder pupuk dari gudang milik Arifin dalam kasus ini mengatakan bahwa pihaknya masih melakukan pengembangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Ini masih tahap awal dan perlu pengembangan.,” ujar Yazid Fanani diplomatis, Kamis (18/6).

Bisnis pupuk di wilayah Gresik sendiri kini mulai lesuh, selain belum waktu masa pemupukan untuk wilayah gambut seperti wilayah Kalimantan dan Sumatera, maraknya produsen pupuk Dolomit menjadikan permainan tidak sehat.

Baca Juga :  Peredaran Pupuk Di Gresik Diatur Perbup

Gudang pengolahan pupuk sendiri di Gresik banyak melakukan bisnis maklon, dari puluhan gudang pupuk hanya bisa dihitung jari pabrik yang melakukan produksinya dari mulai nol.

Banyak pabrik pupuk yang berdiri hanya mennyediakan jasa giling dan granul, semua bahan baku dari pabrik lain. Dan model ini yang dilakukan oleh Arifin di gudangnya.

Baca Juga :  Portal Sembayat Tidak Akan Dicabut

Arifin hanya menyediakan jasa penggranulan pupuk dengan komposisi dan jenis sesuai dengan pemesan yang membawa sendiri karung dan merk sendiri.

Arifin mempunyai 7 mesin granul pupuk namun kini yang digunakan sebelum digrebeg hanya 2 mesin dengan kapasitas produksi 9 ton perhari.

Tersangka dikenakan UU nomor 12 tahun 1996 tentang sistim budidaya tanaman atau memproduksi barang yangvtidak awsuai dengan standar dan UU nomor 8 tahun 1999 tentang pwrlindungan konsumen dwngan ancaman 5 tahun penjara.  (Tik)

Editor: sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital
RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional
Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak
Two Factor Authentication στο Money Train 4 Slot για την Ελλάδα
RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
Berita ini 55 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 11:26 WIB

Bukan Sekadar Menulis, LDII Gresik Bekali Peserta Pelatihan Hadapi Ancaman Digital

Kamis, 15 Oktober 2026 - 18:26 WIB

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Rabu, 14 Oktober 2026 - 00:57 WIB

Kelangkaan BBM Di Bali, FSPPB Minta Tata Kelola Migas Dirombak

Minggu, 11 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Two Factor Authentication στο Money Train 4 Slot για την Ελλάδα

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Berita Terbaru

BISNIS

RUU Migas 2026: Pertamina Didesak Jadi BUK Migas Nasional

Kamis, 15 Okt 2026 - 18:26 WIB

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB