Pentingnya Digital Marketing untuk Pengembangan Sekolah Muhammadiyah

- Editorial Team

Selasa, 12 Mei 2026 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

banner 468x60

Girimu.com — Digital marketing menjadi salah satu agenda penguatan sumber daya manusia (SDM) dalam Baitul Arqom Amal Usaha Muhammadiyah (AUM) pendidikan yang diadakan Majelis Pendidikan Dasar Menengah dan Pendidikan Non Formal (Dikdasmen PNF ) Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Kecamatan Kebomas di Batu, Sabtu-Ahad (9-10/5/2026). Dalam sesi ini,  dihadirkan Muhammad Khashif Mahardika, seorang praktisi digital marketing yang sudah berpengalaman.

Dalam kegiatan yang diikuti oleh para guru dan karyawan dari SD Muhammadiyah 1 Kebomas (SD Muri), SD Alam Muhammadiyah Kedanyang (SD Almadany), dan SMP Muhammadiyah 4 Kebomas (Spemupat) Kebomas, Gresik, Jawa Timur di Royal Hotel dan Villa Batu ini, Khasif membedah pentingnya digital marketing bagi sekolah di lingkungan Muhammadiyah.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Alumni Madrasah Mu’allimin Yogyakarta ini mengawalinya dengan memaparkan pengertian digital marketing. “Digital marketing adalah strategi pemasaran yang menggunakan media dan teknologi digital untuk mempromosikan produk, layanan, atau brand kepada target audiens melalui internet dan platform digital,” ujar Khashif mengawali paparannya.

Selain itu, katanya, digital marketing bagi sekolah adalah strategi memanfaatkan media digital untuk mengenalkan sekolah, membangun kepercayaan masyarakat, dan menarik calon peserta didik. Fokusnya bukan hanya promosi, tetapi juga membangun citra sekolah yang positif dan dekat dengan orang tua maupun siswa.

Baca Juga :  Hari Ini, Spemdalas Gresik Mulai Terjamah Program MBG

Mengapa sekolah perlu digital marketing? Khashif melempar pertanyaan tersebut ke para peserta. Melalui aplikasi menti.com, ia mengajak audience turut berpartisipasi dalam materi ini. Digital marketing, lanjutnya, sangat dibutuhkan sekolah sebagai jawaban tantangan dunia saat ini, Ia pun meringkas pernyataan para peserta itu dalam beberapa jawaban.

Di zaman sekarang ini, Khasif menegaskan, bahwa peran digital marketing sangat dibutuhkan. Orang tua atau calon wali murid, menurutnya, mencari sekolah dari smartwatch-nya. Jika tidak muncul nama sekolah di daftar pencarian, dianggap (sekolah) itu tidak ada.

“Sekolah swasta harus aktif cari murid, tidak bisa menunggu, harus terlihat, dipercaya, dan dipilih. Alasan itu menjadi keharusan, karena kompetitor sudah agresif, Kalau kita diam kalah karena tidak terlihat,” tambahnya.

Alasan berikutnya, ujar Khashif, penggunaan perangkat digital lebih efisien untuk mendapatkan murid. Targetnya tepat, terukur, dan hasil bisa dilacak. Pertimbangan terakhir adalah membangun image jangka panjang. Digital merupakan investasi reputasi sekolah. Dalam banyak hal, sekolah bukan kekurangan kualitas, tapi sering kalah karena tidak terlihat oleh publik.

Ia kemudian menambahkan Digital Marketing Mindset, “Digital Marketing Mindset adalah cara berpikir yang fokus pada bagaimana memanfaatkan media digital untuk menarik perhatian, membangun hubungan, dan memengaruhi orang agar tertarik pada produk, jasa, atau pesan yang disampaikan” ungkapnya.

Baca Juga :  Spemutu Jalin Kerja Sama Internasional dengan Nonghinwittayakom School Thailand

Ia menambahkan, mindset seputar digitalmarketing bukan hanya soal jualan, tetapi juga tentang memahami kebutuhan audiens, kreatif dalam membuat konten, cepat beradaptasi dengan tren,
serta konsisten membangun kepercayaan. Ia lalu menambahkan beberapa pola pikir penting dalam digital marketing, di antaranya:

  • Customer First yaitu selalu berpikir dari sudut pandang audiens. “Apa yang mereka butuhkan? Konten seperti apa yang bermanfaat bagi mereka?” katanya.
  • Creative & Adaptive, yaitu dunia digital cepat berubah. Konten harus kreatif dan siap mengikuti perkembangan tren.
  • Data Driven, yakni keputusan dibuat berdasarkan data dan hasil analisis, bukan hanya perkiraan.
  • Consistency Builds Trust, yaitu konsisten membuat konten dan menjaga kualitas akan membangun kepercayaan audiens.
  • Value Before Selling, memberikan manfaat terlebih dahulu sebelum menawarkan produk atau jasa.
  • Engagement Matters, yaitu interaksi dengan audiens, misalnya membalas komentar, membuat polling, atau berdiskusi dengan mereka. (*)

 


Post Views: 568

sumber berita dari girimu.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam
Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk
Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam
Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri
Pelepasan Siswa SD Al Islam: Siapkan Generasi Tangguh Beriman, Berilmu, dan Berakhlak Mulia
SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda
Orang Tua Siswi Asal Bojonegoro Sebut SMAMIO GKB Layak Jadi Inspirasi Sekolah di Indonesia
SD Almadany Kunjungi Dapur SPPG Prambangan
Berita ini 7 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 18 Juni 2026 - 01:14 WIB

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam

Rabu, 17 Juni 2026 - 16:13 WIB

Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk

Rabu, 17 Juni 2026 - 07:12 WIB

Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam

Selasa, 16 Juni 2026 - 04:09 WIB

Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri

Senin, 15 Juni 2026 - 10:07 WIB

SD Muwri Gresik Gelar Haflah Akhirussanah, 50 Siswa Diwisuda

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Kajian Tahun Baru Hijriah di Giri Bahas Kebangkitan Islam

Kamis, 18 Jun 2026 - 01:14 WIB

Muhammadiyah Gresik

Teguran Rindumu untuk Bangku Lapuk

Rabu, 17 Jun 2026 - 16:13 WIB

Muhammadiyah Gresik

Spirit Hijrah; Meluruskan Mitos Tahun Baru Islam

Rabu, 17 Jun 2026 - 07:12 WIB

komunitas

Dapur Saji, Cara Baru Membaca Gresik dari Ingatan Warga

Selasa, 16 Jun 2026 - 14:09 WIB

Muhammadiyah Gresik

Wisuda MDTW Al Ikhlash Gresik Diikuti 33 Santri

Selasa, 16 Jun 2026 - 04:09 WIB