PMII Lakukan Survey Pedagang

- Editorial Team

Kamis, 25 Juni 2015 - 17:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_  Puluhan  aktivis PMII Gresik melakukan survey kepada pedagang kecil di sekitar sentra PKL daerah Sentolang pada kamis sore (25/06), Survey mereka mengenai dampak dari persaingan atau pengaruh berdirinya pasar modern tersebut.

Survey tersebut dilakukan di beberapa titik dalam tiga hari ke depan, menurut Budi selaku korlap menjelaskan menjamurnya toko modern sangat mengancam keberadaan pasar tradisional, bukan hanya itu keberadaannya juga banyak menyalahi peraturan Perda No 13 tahun 2011 tentang keberadaan pasar modern.

“Di Perda sudah jelas peraturannya, seperti aturan jarak minimal 1 kilometer dengan pasar tradisional, tapi apa, kalau kita amati hampir semua toko modern di Gresik berada di dekat pasar tradisional bahkan di lokasi pasar, ini jelas ada permainan” kata Budi selaku korlap aksi. 

Budi juga mengatakan, masih banyak lagi aturan aturan lain yang di langgar, seperti syarat perijinan yang tidak lengkap tapi tetap beroperasi, “ini ada apa, kemarin waktu mediasi terkesan saling lempar antara Diskoperindag dengan Dinas Perijinan, bahkan salah satu dari mereka mengatakan belum mengkaji Perda lak yoh lucu, fungsi mereka itu apa” tegas Budi yang juga ketua dua PMII Cabang Gresik bidang eksternal.

Baca Juga :  PMII Aksi Peduli Kartini

Rencananya hasil dari survey ini akan mereka tunjukan ke dinas dinas terkait, “biar mereka tau, dampak langsung keberadaan pasar modern terhadap pedagang kecil, kita akan terus kawal persoalan ini sampai mendapatkan solusi, kalau perlu kita dirikan posko nanti di depan kantor dinas dinas terkait” ujar Haris Sofwanul Fakih, ketua umum PMII Gresik. (Ghofar)

Editor: zumrotus S

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan
Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 18 Agustus 2026 - 17:24 WIB

Panggung Dalang Cilik Petrokimia Gresik: Merawat Warisan, Menumbuhkan Masa Depan

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB