PT Freeport Indonesia Percepat Perbaikan Smelter di Gresik, Gunakan Pesawat Kargo Antonov

- Editorial Team

Sabtu, 8 Maret 2025 - 19:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Freeport Indonesia Percepat Recovery Smelter Gresik

Gresik, Jawa Timur – PT Freeport Indonesia (PTFI) mempercepat proses perbaikan fasilitas Common Gas Cleaning (CGC) Plant di Smelter PTFI dengan mendatangkan perlengkapan dan komponen kritikal melalui pesawat kargo Antonov AN-124 dan Boeing 747. Komponen ini dikirim secara bertahap dari luar negeri menuju Bandara Juanda, Surabaya, sebelum akhirnya diangkut melalui jalur darat ke Gresik.

Presiden Direktur PTFI, Tony Wenas, mengungkapkan bahwa pihaknya berupaya agar proses pemulihan smelter dapat berjalan efektif dan efisien. “Kami memastikan setiap langkah dalam recovery smelter ini dilakukan dengan cepat agar produksi dapat kembali berjalan. Oleh karena itu, kami memilih logistik udara, yang memungkinkan pengiriman hanya dalam 35 jam, jauh lebih cepat dibandingkan transportasi laut yang bisa memakan waktu hingga 60 hari,” jelasnya pada Selasa (4/3/2025) di Jakarta.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pesawat Antonov, Solusi Logistik Efektif untuk Pengiriman Komponen Kritis

Dalam proses pemulihan ini, PTFI menghadapi tantangan utama berupa ukuran dan berat komponen yang harus dikirim. Beberapa komponen, seperti Wet Electrostatic Precipitator internals (bundel tabung) dan metal expansion joints, diproduksi di Jerman dan memiliki dimensi yang terlalu besar untuk pesawat kargo reguler. Oleh karena itu, Antonov AN-124 dipilih sebagai solusi terbaik untuk mengangkut barang dengan ukuran besar dalam waktu yang lebih singkat.

Baca Juga :  19 Dapur Program Makan Bergizi Gresik Tunggu Sertifikat Higiene

“Penggunaan pesawat Antonov memungkinkan kami menghemat waktu berminggu-minggu dalam proses perbaikan ini. Alternatif lain menggunakan kapal laut terlalu lambat, sementara pesawat kargo biasa tidak cukup besar untuk mengangkut komponen kritis ini,” ujar Tony.

Jadwal Pengiriman Komponen ke Smelter PTFI di Gresik

PTFI menjadwalkan pengiriman dalam tiga tahap menggunakan tiga pesawat Antonov, dengan total berat kargo mencapai 75,7 ton. Berikut jadwal pengiriman komponen utama:

  • 6 Februari 2025 – Pengiriman pertama dari Frankfurt, Jerman, menuju Bandara Juanda, Surabaya.
  • 25 Februari 2025 – Pengiriman kedua menggunakan Antonov AN-124.
  • 2 Maret 2025 – Pengiriman terakhir dari Jerman ke Indonesia.

Selain itu, pengiriman pertama telah dilakukan pada 29 November 2024 menggunakan Boeing 747, dengan total kargo mencapai 58 ton.

Dukungan Berbagai Pihak dalam Proses Pengiriman

Keberhasilan pengiriman ini tidak lepas dari kolaborasi erat antara PTFI dengan berbagai pemangku kepentingan. Tony Wenas menyampaikan apresiasi terhadap dukungan penuh yang diberikan oleh sejumlah instansi pemerintah dan pihak terkait.

Baca Juga :  PT Freeport Indonesia Dukung Transformasi Pendidikan di Era Society 5.0 di Gresik

“Terima kasih kepada Direktorat Jenderal Perhubungan Udara, TNI AL dan AU, Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Jawa Timur I, Kantor Bea Cukai Juanda, Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai Tipe Madya Pabean B Gresik, Pengelola Kawasan Ekonomi Khusus, Pengusaha Pengurusan Jasa Kepabeanan, serta Otoritas Bandara Juanda yang telah berkontribusi dalam memastikan kelancaran proses ini,” ungkapnya.

Pentingnya Percepatan Perbaikan Smelter PTFI

Percepatan perbaikan Common Gas Cleaning (CGC) Plant sangat penting untuk memastikan produksi smelter kembali normal. CGC Plant memiliki peran krusial dalam proses pemurnian mineral, dan setiap keterlambatan dalam perbaikannya dapat berdampak pada efisiensi produksi serta kelangsungan operasional smelter.

Dengan langkah strategis ini, PTFI berharap smelter di Gresik dapat segera kembali beroperasi penuh dan memberikan kontribusi maksimal bagi industri pertambangan dan perekonomian Indonesia.

Penulis : Akhmad Sutikhon

Editor : Akhmad Sutikhon



sumber berita ini dari bisnisgresik.com

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal
Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?
Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah
InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik
Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran
Bukan Iklan, Bukan Produk: Ini Faktor Utama yang Bikin Orang Mau Beli
Bungah Industrial Park Dukung Penuh HPN 2026 KWG Gresik, Perkuat Sinergi Industri dan Pers
Pabrik Melamin US$600 Juta di KEK JIIPE Gresik Mulai Dibangun
Berita ini 107 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:23 WIB

Geliat Rasa di Jantung Gresik: Icon Food City Ramaikan Mall, Peluk UMKM Lokal

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:04 WIB

Ketika Investasi Banjiri Gresik Utara: Warga Lokal Cuma Penonton?

Kamis, 21 Mei 2026 - 20:28 WIB

Dirut BSI sebut pihaknya sedang siapkan kantor cabang di Jeddah

Selasa, 19 Mei 2026 - 08:27 WIB

InJourney Sediakan 2.088 Tiket Gratis Dukung Mudik

Sabtu, 16 Mei 2026 - 20:26 WIB

Kapal feri rute Situbondo-Madura-Lembar siap layani angkutan Lebaran

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Training Camp Futsal SMAMDELA Bangun Kekompakan Pemain

Senin, 25 Mei 2026 - 00:07 WIB