Selama 4 Jam Dosen Istaz Gresik Paparkan Materi Penelitian di Webinar Kampus Malaysia

- Editorial Team

Rabu, 21 Februari 2024 - 15:54 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

GRESIK | NUGres – Pendidik perguruan tinggi dalam lingkup Lembaga Peguruan Tinggi Nahdlatul Ulama  (LPTNU) di Gresik kian terlihat peningkatan kualitasnya. Salah satunya ditunjukkan oleh seorang dosen dari Institut Al Azhar (Istaz) Gresik, Muhamad Arif.

Dosen yang kini menjabat sebagai Wakil Rektor III perguruan tinggi di Menganti Gresik itu diundang sebagai pemateri utama salah satu kampus di Malaysia, Unimaps.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dalam forum webinar tersebut, Arif menyampaikan materi yang bertemakan Trand in Islamic Education Research Based on Systematic Literature Review (SLR) dalam konteks pendidikan tinggi. Webinar yang berlangsung pada Selasa (20/2/2024).

“Jadi selama kurang lebih empat jam itu saya mengemukakan beragam aspek terkait dengan penelitian di bidang pendidikan tinggi. Baik itu tentang metodologi penelitian hingga penerapan hasil penelitian dalam konteks dunia akademik,” kisah Arif, Rabu (21/2/2024).

Dikatakannya, oeserta webinar terdiri dari mahasiswa, dosen, dan peneliti dari berbagai institusi pendidikan tinggi di Malaysia, yang antusias untuk mendapatkan wawasan tentang Research Based on Systematic Literature Review (SLR).

Baca Juga :  Ketua Fraksi DPRD Gresik Cacat Hukum

“Nah, salah satu poin penting yang saya sampaikan dalam webinar kemarin ialah Peran teknologi berbagai tools dalam memfasilitasi penelitian di era digital saat ini,” sambungnya.

Arif menjelaskan kalau teknologi yang tengah  berkembang saat ini dapat digunakan untuk memperluas cakupan penelitian, meningkatkan efisiensi, hingga memperdalam pemahaman terhadap berbagai fenomena dalam bidang pendidikan tinggi.

Ia menceritakan, dalam kesempatan dan waktu yang cukup itu, mengajak peserta webinar menelisik sejumlah jurnal yang baru accepted di base data scopus (per januari 2024), yang telah dilakukan olehnya melalui kampus Istaz.

“Penelitian-penelitian tersebut telah meng-capture berbagai topik yang relevan dengan konteks pendidikan tinggi di Asia Tenggara, yang dapat menjadi referensi dan inspirasi bagi para peneliti di Malaysia untuk mengembangkan penelitian mereka sendiri,” tandasnya.

Selain itu, Arif merasa bahwa forum ilmiah lintas negara melalui webinar menjadi platform yang sangat efektif guna pertukaran gagasan dan pengalaman antara pemateri dengan para peserta dari kampus UNIMAPS Malaysia.

Baca Juga :  DPC FSP LEM SPSI Gresik Bagi Takjil Di 3 Titik

“Saya mendapati pertanyaan-pertanyaan menarik diajukan oleh peserta mengenai pendekatan metodologi, analisis data, hingga implikasi praktis dari hasil penelitian. Diskusi yang terbuka dan kolaboratif menjadi salah satu nilai tambah dari acara ini,” pungkasnya.

Kolaborasi lintas negara seperti ini tidak hanya memperkaya wawasan akademik, tetapi juga memperkuat jaringan kerjasama antarpeneliti di kawasan Asia Tenggara. Diharapkan, acara semacam ini dapat terus dilakukan untuk memperkokoh hubungan antarlembaga pendidikan tinggi di berbagai negara.

Sementara itu Dekan Fakultas Bahasa dan Komunikasi Unimaps Malaysia, Prof. Suhairimi, menyampaikan terima kasih serta berharap webinar ini bermanfaat serta meningkatkan pengetahuan yang lebih luas.

“Pasca acara para peserta meninggalkan dengan pengetahuan yang lebih luas dan pemahaman yang lebih dalam mengenai penelitian di bidang pendidikan tinggi,” harapnya, memungkasi webinar.

Webinar ini sendiri dihadiri secara daring oleh dekan fakultas Bahasa dan Pengajian umum, Dosen dan Staff kampus Unimaps Malaysia.

Editor: Chidir Amirullah

Advertisment

sumber berita ini dari nugres.or.id

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa
Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun
Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik
Dorong Digitalisasi Madrasah, Siswa MI Alkarimi Gresik Belajar Buat Poster Digital Berbasis AI
Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN
Gresik di Persimpangan: Ketika Identitas Santri Digerus Industrialisasi
WAGOS Archery Cup 2026 Kembali Hadir! Ajang Panahan Pelajar Nasional Siap Digelar di Gresik
Tumpeng Nasi Krawu KWGe Masuk Rekor Dunia MURI
Berita ini 39 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 16 Agustus 2026 - 12:33 WIB

Melintasi Jejak Dakwah: Gowes Santri Sambung Tali Sejarah Mbah Musthofa

Sabtu, 15 Agustus 2026 - 15:12 WIB

Kwaran Pramuka Dukun Ganti Nakhoda di Usia 65 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:42 WIB

Dua ABK Kapal Mati Lemas di Tangki CPO Pelabuhan Gresik

Selasa, 11 Agustus 2026 - 21:59 WIB

Dorong Digitalisasi Madrasah, Siswa MI Alkarimi Gresik Belajar Buat Poster Digital Berbasis AI

Kamis, 30 Juli 2026 - 09:07 WIB

Gresik Bertabuh Genderang Perang Narkoba: Muslimat NU Bergerak Bersama BNN

Berita Terbaru

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB

Muhammadiyah Gresik

KOKAM Cerme Amankan Proses Pemakaman Ketua PCM Menganti

Senin, 31 Agu 2026 - 11:15 WIB

Berita Desa

Karnaval Kemerdekaan Tebuwung Angkat Budaya Nusantara dan Legenda

Minggu, 30 Agu 2026 - 22:57 WIB