Satgas PKH Garuda Sita 4.610 Kubik Kayu Ilegal Asal Mentawai

- Editorial Team

Selasa, 14 Oktober 2025 - 16:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Satuan Tugas Penertiban Kawasan Hutan (Satgas PKH) Garuda menyita 4.610 meter kubik kayu ilegal asal Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat. Kayu hasil pembalakan liar itu diamankan di atas kapal tongkang milik PT Berkah Rimba Nusantara yang akan dikirim menuju PT Hutan Lestari Mukti Perkasa di Gresik.

Peninjauan sitaan dilakukan di Pelabuhan Gresik pada Selasa (14/10/2025) oleh Satgas PKH Garuda yang dipimpin Mayjen TNI Dody Triwinarto bersama unsur Satgas Bais TNI, Koarmada V, Gakkum Kemenhut, KSOP, KPLP, dan Kejati Jatim.

Baca Juga :  Banjir Menganti Meluas, Ratusan Rumah Terendam

Ketua Tim Satgas PKH Garuda, Febrie Adriansyah, mengungkapkan kasus ini mencakup tiga wilayah hukum, yakni Padang, Mentawai, dan Gresik. Potensi kerugian dari pembalakan liar tersebut ditaksir mencapai Rp230 miliar.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kerugian sementara ini diperkirakan Rp230 miliar. Tentunya kita juga meminta dihitung kerusakan-kerusakan ekosistem yang ditimbulkan,” ujar Febrie.

Ia menambahkan, pembalakan liar di Kepulauan Mentawai telah merusak sekitar 730 hektare lahan hutan. Bila praktik ilegal ini dibiarkan, maka hutan akan habis karena pohon berukuran besar membutuhkan waktu hingga 50 tahun untuk tumbuh kembali.

Baca Juga :  Reklamasi Pantai Gresik, Disoal Forkot

“Karena itu, langkah ini berhasil mengamankan kayu ilegal di wilayah Gresik. Kita minta dari PPNS Kehutanan untuk melakukan penyidikan dan membuka siapa saja yang terlibat,” jelasnya.

Operasi ini merupakan bagian dari upaya Satgas PKH Garuda dalam menekan praktik illegal logging yang marak terjadi di kawasan Mentawai sejak Juli lalu. Satgas berkomitmen menelusuri seluruh jaringan pengiriman kayu ilegal hingga tuntas.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Berita ini 40 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Berita Terbaru

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB