BPOM Jemput Bola Untuk UMKM Gresik

- Editorial Team

Kamis, 12 November 2020 - 14:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Beragamnya Usaha Kecil Mikro dan Menengah (UMKM) di Gresik membuat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) RI ‘jemput bola’ ke Gresik. Lembaga yang bertugas mengawasi peredaran obat-obatan dan makanan di Indonesia, memberikan sosialisasi keamanan pangan dan layanan konsultasi pendaftaran produk pangan bagi pelaku usaha di Gresik pada Kamis (12/11/2020).

Bupati Gresik Dr. Sambari Halim Radianto menyatakan terima kasih atas layanan POM kepada 50 orang pelaku usaha UMKM di Gresik.

Menurut Bupati, sudah tepat upaya BPOM ini memberikan layanan sosialisasi dan konsultasi pada UMKM pangan di Gresik, mengingat jumlah UMKM di Gresik mencapai 17 ribu lebih. Dari jumlah itu 75% perlu pembinaan dan perizinan dari BPOM.

“Tolong, kalau sudah diberikan pembinaan dan diseleksi harus tetap diberi pembinaan terutama dalam penentuan expired produk. Cek dan telitilah sesuai laboratorium yang dimiliki oleh BPOM” kata Bupati saat memberikan sambutan pembukaan sosialisasi tersebut.

Bupati juga meminta kepada seluruh pelaku usaha UMKM yang ada di Gresik untuk berlomba-lomba meningkatkan kualitas dan menjaga mutu produksinya. Kepada BPOM kami meminta agar selalu memberikan pembinaan kepada pelaku usaha pangan di Gresik, terutama bagaimana para pelaku usaha pangan tersebut dapat meningkatkan kesejahteraannya.

Direktur Pemberdayaan Masyarakat dan Pelaku Usaha Sosialisasi Keamanan Pangan, Dewi Prawitasari yang mewakili BPOM RI mengatakan, tujuan sosialisasi ini untuk meningkatkan pengetahuan tentang keamanan pangan, menerapkan cara olahan yang baik untuk peningkatan daya saing.

Baca Juga :  JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

“Keamanan pangan merupakan tanggung jawab kita bersama dan memberikan dampak besar terhadap Kesehatan masyarakat” urai Dewi.

Selain itu menurut Dewi untuk meningkatkan daya saing produk local, BPOM juga memberikan kemudahan dalam mendapatkan nomor izin edar BPOM RI MD.  

Beberapa kemudahan BPOM yaitu, Pembinaan UMKM via daring, pemdampingan, Coaching clinic, simplikasi persyaratan izin cukup Izin Usaha Mikro kecil (IUMK) dan surat keterangan domisili usaha (SKDU), sesuai PP 32/2017 ada potongan biaya 50%, registrasi pangan resiko rendah hanya melalui notifikasi tidak dipersyaratkan hasil uji/Analisa, pemeriksaan hanya focus pada pelaksanaan hygieni sanitasi, sampling dan uji produk UMKM gratis. (tik)  

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju
Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan
Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur
Harga BBM Rp5.000/Liter dan Problem Panjang Rantai Migas Indonesia
RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi
iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari
FSPPB Dorong Reintegrasi Pertamina dalam Pembahasan RUU Migas
RUU Migas dan Simulasi FSPPB: Mengapa Harga BBM Bisa Rp15.000?
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 15:01 WIB

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:48 WIB

Media Lokal Khawatir Wacana Link Tax Ancam Trafik dan Pendapatan

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:04 WIB

Petrokimia Gresik Salurkan Rp100 Juta untuk Nelayan Lumpur

Minggu, 4 Oktober 2026 - 16:57 WIB

RUU Migas 2026 Beri Solusi Piutang dan Kedaulatan Energi

Minggu, 4 Oktober 2026 - 11:48 WIB

iPhone Store GKB Buka Gerai Baru, Gandeng Komunitas Lari

Berita Terbaru

Keluarga

Ta’arufMU Aisyiyah Jatim Diikuti 78 Peserta

Senin, 12 Okt 2026 - 01:48 WIB

BISNIS

RUU Migas Kritis: BUK Tanpa Usaha Dinilai Ganti Baju

Sabtu, 10 Okt 2026 - 15:01 WIB