Khilmi : Penting Pelajar Teguhkan Prinsip Kebangsaan

Khilmi Anggota Komisi VI DPR RI dari Fraksi Gerindra, menekankan pentingnya meneguhkan prinsip kebangsaan bagi kalangan pelajar. Prinsip kebangsaan itu adalah Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika.

Hal tersebut disampaikan Khilmi saat melakukan sosialisasi empat pilar kebangsaan ke siswa SMK Miftahul Ulum Melirang Kecamatan Bungah, Gresik. Khilmi mengajak para pelajar memahami pilar kebangsaan secara mendalam dan menanamkan nasionalisme sejak dini.

“Sosialisasi empat pilar ini untuk meningkatkan pengetahuan dan pemahaman masyarakat khususnya kaum muda terkait dengan empat pilar kebangsaan. Yakni Pancasila, UUD NRI 1945, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika,” kata Khilmi

Legislator asal dapil X (Gresik-Lamongan) itu juga menerangkan bahwa dalam 4 pilar kebangsaan tertuang nilai-nilai luhur sebagai panduan kehidupan berbangsa dan bernegara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat.

“Jika 4 pilar kehidupan berbangsa dan bernegara yang merupakan kumpulan nilai-nilai luhur bisa dijalankan dalam kehidupan masyarakat terutama pada generasi muda. Dan menjadi panduan dalam kehidupan ketatanegaraan maka kita telah berupaya untuk mewujudkan bangsa dan negara yang adil, makmur, sejahtera dan bermartabat,” katanya.

Baca Juga : Terkait D’Lagoon Pol PP Tak Main-Main

Sementara Kepala Sekolah SMK Miftahul Ulum, Fathur Rozi mengaku bangga atas terselenggaranya kegiatan ini. Sehingga anak didiknya mendapatkan pemahaman tentang wawasan kebangsaan.

“Saya ucapkan terimaksih kepada DPR RI bapak khilmi, saya turut bangga sekolah SMK Miftahul Ulum melirang dijadikan lokasi kegitan bapak, para siswa siswi kami mendapatkan pengetahuan yang sangat berharga ini,” ujar Rozi.

Sosialisasi 4 Pilar ini juga dihadiri segenap jajaran guru SMK Miftahul Ulum dan 50 pelajar. Acara berlangsung khidmat dengan menerapkan protokol ketat. (Tik)

About Editor02

Check Also

Dewan Soroti Pajak PBB JIIPE Yang Masuk Masih 25 %

Java Integrated Industrial & Ports Estate (JIIPE) di Gresik masuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) dan …

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *