Overload Sejak 2018, TPA Ngipik Gresik Tampung 200 Ton Sampah per Hari

- Editorial Team

Rabu, 1 Oktober 2025 - 18:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Oplus_131072

Oplus_131072

Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Ngipik di Kabupaten Gresik, Jawa Timur, kini memasuki tahap darurat. Volume sampah yang masuk setiap hari mencapai 190 hingga 200 ton.

“TPA kita sudah overload, yang masuk ke TPA 190-200 ton per hari,” ujar Kepala UPT TPA Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Gresik, Purwaningtyas Noor Mariansyah, Rabu (1/10/2025).

Sampah yang menumpuk di TPA seluas 7 hektar itu berasal dari seluruh kecamatan di Gresik, kecuali Pulau Bawean. TPA Ngipik yang sudah beroperasi lebih dari 20 tahun diperkirakan overload sejak 2018.

Menurut Purwaningtyas, pihaknya terus berupaya mengurangi beban TPA dengan penyuluhan dan program Gresik Kawasan Merdeka Sampah (GKMS). “Edukasi dilakukan hingga ke sekolah agar sebagian sampah tidak langsung masuk ke TPA,” jelasnya.

Baca Juga :  Wagub Emil Dardak Tinjau Pengungsi Banjir Boboh, Buka Puasa Bersama Warga

Pengelolaan TPA Ngipik saat ini menggunakan metode controlled landfill sesuai arahan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK). Air lindi juga diolah melalui Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL) untuk menyiram tanaman dan mempercepat pengomposan.

“Pemerintah berharap ada pemilahan dari hulu sampai hilir, minimal organik dan non organik, agar timbunan sampah di TPA bisa dikurangi,” pungkasnya.

Editor : Akhmad Sutikhon

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan
Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah
Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu
JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Resmikan Landfill Mining, Olah Sampah Jadi RDF
Berita ini 82 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 28 Agustus 2026 - 22:23 WIB

Gresik Utara: Jerat Tambang dan Tambak Modern Rusak Lingkungan

Selasa, 11 Agustus 2026 - 22:18 WIB

Ironi Mangrove Gresik: Ditanam di Sidayu, Dibabat Habis di Ujungpangkah

Minggu, 12 Juli 2026 - 01:41 WIB

Jeritan di Balik Asap Putih Gresik: Pabrik Delomit Cekik Udara Sidayu

Selasa, 30 Juni 2026 - 18:11 WIB

JIIPE Dorong Industri Berkelanjutan di Gresik

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Berita Terbaru

TEKNOLOGI

Robotik Bawah Air UMG Masuk Final KKI 2026, Wabup Lepas Tim

Kamis, 10 Sep 2026 - 16:59 WIB

PEMERINTAHAN

Revitalisasi Satuan Pendidikan Disasar Tuntas Hingga Daerah 3T

Sabtu, 5 Sep 2026 - 18:59 WIB

PENDIDIKAN

Konten Kreator Positif, Langkah SMK Alkarimi Edukasi Siswa

Sabtu, 5 Sep 2026 - 16:55 WIB

PENDIDIKAN

Bimtek Guru MI Dukun: Kuasai Aplikasi Pembelajaran Digital

Rabu, 2 Sep 2026 - 20:18 WIB