UKM Tanjengawan Ditawari Pameran Di Singapura

- Editorial Team

Selasa, 15 Maret 2016 - 03:03 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

image

Kabargresik_ Nur Komari (32) tahun asal Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah diajak Pemprof Jatim untuk mengisi gerai pamer produk Indonesia di Singapura. Dengan sedikit keraguan, Nur Komari yang punya usaha produk olahan berbahan dasar ikan laut menyanggupi untuk menjadi salah satu dari 800 macam produk yang akan dipamerkan.

Keraguan pemilik produk bermerk Hamila Food ini terkait produk olehan yang berupa otak-otak, nugget, bakso ikan, kripik kulit ikan, abon lele dan lain lain produksinya ternyata masih terdapat banyak kekurangan.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Nur Komari mengaku dari sisi kemasan, produknya masih kalah dari produk sejenis dari Negara lain. Selain itu beberapa persyaratan lain misalnya tidak adanya barcode, merk yang terdaftar, serta sertifikat kesehatan dan sertifikat halal membuat Nur Komari agak sedikit ragu.

Baca Juga :  baru 392 TKA Yang Terdaftar Di Disnakertrans Gresik

Namun sayang, selama ini Nur Komari tidak bisa berproduksi secara kontinyu. Dia hanya mengandalkan pesanan saja.

“Lumayan, dalam seminggu bisa menghasilkan produk rata-rata satu kwintal” ujarnya. Bapak dua orang anak ini mengaku pemasaran hasil produksinya sudah sampai ke Mataram (NTB), Bandung dan Jogjakarta.

Dalam usahanya, Nur Komari mengaku dibantu oleh  3 orang tetangganya.”Ya kalau banyak pesanan, kami meminta bantuan tenaga dari tetangga yang lain” ujarnya.

Melihat kenyataan itu, Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik memfasilitasi keinginan Nur Komari beserta 45 orang pelaku UMKM lain di Desa Tanjangawan Kecamatan Ujungpangkah. Dengan menggandeng dari beberapa Instansi yaitu Dinas Kesehatan, PJB Gresik, PT Kelola Mina Laut memberikan pelatihan standarisasi mutu industry.

Baca Juga :  Ali Muchsin Berikhtiar Kembalikan Ruh Serikat Pekerja

Acara yang berlangsung di Balai Desa Tanjangawan sejak Senin (14/3/2016) ini diikuti oleh 45 pelaku UMKM desa setempat. Beberapa paket pelatihan mulai dari fasilitasi pemberian sertifikasi kesehatan serta syarat syarat produksi sesuai standard kesehatan yang harus dilaksanakan para pelaku UMKM. Selain itu pelatihan juga pada pengemasan produk, pemasaran serta permodalan.

“Kami juga memfasilitasi untuk pengurusan berbagai perijinan. Hal ini penting, jelang berlakunya MEA kami harus mempersiapkan para UMKM ”ujar Kabid Perindustrian Ilmul Yaqien.

Selain memberikan semacam pelatihan, tim dari Dinas Koperasi, Usaha Kecil Menengah, Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Gresik juga meninjau tempat usaha Nur Komari. Beberapa peralatan, bahan, kemasan serta kolam ikan lele sebagai tempat penampungan ikan sementara sebelum diolah menjadi produk. (Tik/k1)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional
3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa
200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan
Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan
Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG
SIG Percepat Pemulihan Pasca Banjir Sumbar dengan Bata Interlock
Berkah Ramadan: Petrokimia Gresik Bantu 146 Tempat Ibadah
Gressmall Ubah Atrium Jadi Arena Badminton, Dorong Gaya Hidup Aktif
Berita ini 20 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 20 Maret 2026 - 08:00 WIB

KEK Gresik Serap Rp106 T, 30% Investasi Nasional

Senin, 16 Maret 2026 - 00:54 WIB

3 SPPG MBG di Sidayu Gresik Disuspend Gegara Kelapa

Sabtu, 14 Maret 2026 - 20:54 WIB

200 Anak Yatim Belanja Lebaran Bersama Wartawan

Kamis, 12 Maret 2026 - 19:58 WIB

Menu MBG Bungah Disorot, Wali Murid Pertanyakan Harga Satuan

Kamis, 5 Maret 2026 - 07:53 WIB

Lukisan Gua Tertua Dunia di Bulu Sipong Dijaga SIG

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Pesan Khatib Di Cerme: Jaga Hati Usai Ramadan

Minggu, 22 Mar 2026 - 12:12 WIB

Muhammadiyah Gresik

AI Memang Pandai Merangkai Kata, Tapi Tak Bisa Menggantikan Silaturahim

Minggu, 22 Mar 2026 - 03:11 WIB

Muhammadiyah Gresik

6.000 Jamaah Padati Salat Id di Lapangan Dukun

Sabtu, 21 Mar 2026 - 18:11 WIB