Krisis Air Di Duduksampeyan Diatasi Dengan SPAM

- Editorial Team

Rabu, 6 September 2023 - 13:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Setelah kunjungannya ke proyek waduk di kawasan Bunder pekan lalu, kemarin, Selasa (05/09), Bupati Fandi Akhmad Yani melihat langsung proyek Dana Alokasi Khusus (DAK) Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Umbulan di Kecamatan Duduksampeyan.

Proyek penyediaan air bersih ini mencakup instalasi pipa air dari pipa tersier hingga rumah penduduk dan merupakan bagian dari upaya berkelanjutan untuk menyediakan air bersih bagi masyarakat Gresik. Tahun sebelumnya, proyek serupa telah selesai dilaksanakan di Kecamatan Kebomas.

“Tahun 2023, kami memfokuskan diri pada Kecamatan Duduksampeyan, yang melibatkan 7 desa. Kami mengetahui bahwa Kecamatan Duduksampeyan telah lama mengalami masalah kekurangan air bersih,” ungkap Bupati Fandi Akhmad Yani saat berkunjung ke proyek di Desa Sumengko.

ADVERTISEMENT

ads

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tujuh desa ini termasuk Desa Wadak Lor, Wadak Kidul, Kawistowindu, Petisbenem, Sumengko, Sumari, dan Desa Duduksampeyan. Sebanyak 4.545 rumah tangga akan mendapatkan akses sambungan air bersih melalui proyek ini.

Baca Juga :  Ini Alasan Kades Madumulyorejo Membangun Desa Melibatkan Peran Serta Warga

Kekeringan telah menjadi masalah serius di beberapa wilayah, terutama saat terjadinya iklim ekstrim seperti El Nino yang memicu kekeringan yang berkepanjangan.

Bupati Yani tetap memantau perkembangan proyek SPAM Umbulan ini dengan cermat. Hingga saat ini, progresnya sudah mencapai 19,80%, melebihi target sebesar 5,72%, atau memiliki surplus progres sekitar 14,08%.

“Kami sangat senang melihat proyek DAK SPAM Umbulan berjalan dengan baik hingga saat ini. Kami berharap proyek ini dapat selesai pada akhir tahun 2023 dan mengatasi kekurangan air di Duduksampeyan. Pada tahun 2024, kami akan membangun reservoir di Desa Duduksampeyan agar pasokan air dapat mencapai Desa Kemudi, Kramat, dan perbatasan Lamongan,” tambahnya.

Baca Juga :  Baru Diperbaiki Jalan Tanjung Kedamean Ambles Lagi

Untuk mengatasi masalah kekurangan air bersih di beberapa wilayah, Bupati Yani telah mengambil langkah proaktif dengan menyediakan bantuan air bersih melalui dinas terkait. Contohnya, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Gresik bersama PDAM Giri Tirta telah mengirimkan 6 tangki dan 2 tandon air bersih ke Desa Petisbenem. Pasokan air ini menjadi bantuan sementara sambil menunggu penyelesaian proyek perpipaan.

“Kami berharap ini dapat membantu masyarakat. Jika ada desa lain yang memerlukan air bersih, silakan berkoordinasi dengan pihak kecamatan,” tegasnya.

Dalam kunjungan ini, Bupati didampingi oleh Kepala Dinas Cipta Karya, Perumahan, dan Kawasan Permukiman, Ida Lailatussa’diyah, Kepala BPBD Darmawan, Camat Duduksampeyan Merista Dedy Hartadi bersama Forkopimcam, serta jajaran Direksi PDAM Giri Tirta. (Sir)

Follow WhatsApp Channel www.kabargresik.com untuk update berita terbaru setiap hari Follow

Berita Terkait

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah
Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar
APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam
Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik
Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik
Diduga Buang Limbah ke Sungai, Tambak Vaname di Ujungpangkah Gresik Dikeluhkan Warga
Gresik Raih Predikat Kinerja Tinggi EPPD 2026, Masuk 6 Besar Nasional
Pemkab Gresik Tegaskan 2026 Tak Ada CPNS
Berita ini 30 kali dibaca
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 2 Juni 2026 - 09:04 WIB

Ini 5 Pejabat Eselon 2 Pemkab Gresik dengan Harta Terendah

Senin, 1 Juni 2026 - 12:03 WIB

Pejabat Eselon 2 Gresik Terkaya, Hartanya Capai Rp20 Miliar

Minggu, 31 Mei 2026 - 01:19 WIB

APBD Gresik 2026 Susut Rp539 M, Proyek Fisik Terancam

Sabtu, 23 Mei 2026 - 17:17 WIB

Ketua DPRD dan Mahasiswa PMII Basah-Basahan: Lumpuhkan Eceng Gondok di Irigasi Gresik

Jumat, 22 Mei 2026 - 01:53 WIB

Randuboto Pikat Seoul: Enam Aktivis Korea Selatan Terkesima Sistem Kelola Sampah Gresik

Berita Terbaru

Muhammadiyah Gresik

Tasyakuran Kelulusan SMK Mulia Gresik Penuh Makna

Minggu, 7 Jun 2026 - 12:46 WIB

Muhammadiyah Gresik

Kreativitas Generasi Muda lewat Menggambar Meriahkan Milad ke-25 Spemdalas

Minggu, 7 Jun 2026 - 03:45 WIB